• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Piranti Lunak Verifikasi DNA dan Sel Per Menit

Peneliti Sophie Zaaijer gunakan MinION, squencer DNA portabel untuk memetakan gen sampel sel-sel (New York Genome Center, 2017)

 Identitas orang dan selnya kini dapat diverifikasi dengan cepat dan tepat berbasis DNA per menit. Begitu hasil riset peneliti pada Columbia University School of Engineering and Applied Science, Amerika Serikat, yang dirilis oleh jurnal eLife edisi November 2017. Manfaatnya ialah identifikasi korban bencana, analisa TKP hingga penanda label atau jalur sel terkontaminasi pada penelitian kanker (Kim Martineau/Columbia News, 2017).

“Metode baru teknologi off-the-shelf dapat memperbaiki otentikasi sel dalam penelitian kanker dan berpotensi mempercepat penemuan pengobatan baru,” papar peneliti senior Yaniv Erlich, profesor ilmu komputer Columbia Engineering, anggota NYGC (New York Genome Center) dan Data Science Institute, Columbia, Amerika Serikat. Metode baru ini berupa instrumen seukuran kartu kredit yang menarik untaian DNA melalui pori mikroskopisnya dan membaca urutan nukleotida atau huruf DNA A, T, C, G (cepis sekuens MinION DNA) (Patrick Caughill/Futurism, 2017).

Dengan piranti lunak ini, peneliti dapat mempelajari bakteri dan virus serta memvalidasi identitas seseorang usai menguji-silang sekitar 60 dan 300 varian berbasis DNA dalam beberapa menit saja. Dalam uji-coba piranti lunak (MinION sketching) baru ini, identitas peneliti utama Sophie Zaaijer, mantan anggota NYGC dan peneliti doktoral di Cornell Tech, dapat diverifikasi dalam beberapa menit. Riset ini dibantu oleh Assaf Gordon (NYGC), Daniel Speyer (Columbia Engineering and NYGC), Robert Piccone (Columbia's Data Science Institute) dan Simon Cornelis Groen (NYU's Center for Genomics and Systems Biology).

Para peneliti menggunakan MinION seharga 1.000 dollar AS dan data genetik manusia online guna validasi identitas dan sel DNA-nya hampir tepat. Mula-mula peneliti memakai MinION guna mengurut random DNA per orang dan memetakan keunikan (varian per orang). Algoritma Bayesian membanding paduan varian-varian dengan profil gen lainnya pada fail. Melalui uji-silang, algoritma  menemukan identitas gen (eLife, 2017; Futurism, 2017; Columbia News, 2017/SP).

Oleh Servas Pandur

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita