• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Vaksin dan Terapi Imun Penyakit Menular dan Kanker

Bagan bio-material rekayasa fungsi kekebalan tubuh (Cell Press, 2017).

        Kini tiba era baru “pengobatan” dan “pencegahan” penyakit menular melalui vaksin dan terapi kekebalan tubuh. Ahli biologi Christopher Jewell dan Jonathan Bromberg, ahli bedah transplantasi dan imunolog, asal University of Maryland, Amerika Serikat, meneliti penggunaan protein, lipid dan partikel polimer sebagai penyedia dan pengirim terapi imun dan vaksin. Hasil kajian kedua ahli ini dirilis oleh jurnal Trends in Immunology edisi 14 Desember 2017.

         "This is a brand-new way of thinking about how, where and when to deliver immune signals and antigens so you get a much better immune response. "It's allowing some real paradigm shifts in thinking about vaccines for treating and preventing infectious disease, and also for potential vaccines for cancer," papar Profesor Bromberg, ahli bedah, mikrobiolog dan imunolog pada University of Maryland, Amerika Serikat.

        Jadi, kajian ini menghasilkan metode baru perihal bagaimana, di mana, dan kapan harus memberi sinyal kekebalan dan antigen ke tubuh manusia, sehingga respons kekebalan tubuh jauh lebih baik. Modifikasi sel imun (sel-T) dengan partikel-partikel nano bakal menyediakan cara menghancurkan sel-sel kanker pada pasien kanker.

       Pada penyakit-penyakit (wabah) auto-imun seperti multiple sclerosis (MS/ sklerosis ganda), penyakit yang memicu rapuhnya ikatan sel syaraf otak dan rapuhnya sum-sum tulang belakang, Christopher Jewell dan Jonathan Bromberg meneliti cara penggunaan partikel-partikel polimer, yang membawa paduan khusus sinyal-sinyal kekebalan guna non-aktifkan sel-sel imun tak berfungsi yang menyerang sel-sel sehat dalam tubuh manusia. Ini hanya contoh inovasi bio-material yang dapat menghasilkan vaksi seperti vaksin melawan HIV dan penyakit menular lainnya atau terapi imun terhadap pasien kanker, alergi, gangguan auto-imun dan penyakit lainnya.

        Gagasan dan kajian Profesor Christopher Jewell dan Jonathan Bromberg, baru memasuki tahap pra-klinis. Maka gagasan dan metodenya masih harus diuji lagi oleh teknologi dan klinis. Namun, kini era baru sudah tiba untuk terapi imun dan vaksin terhadap penyakit menular, kanker, bahkan HIV. “Now we have an opportunity to have the carrier manipulate the immune system based on the structure, providing an additional route to engineer the most effective immune response,” papar Profesor Jewell dari Fischell Department of Bioengineering, Amerika Serikat (Cell Press, 2017). Riset ini didukung oleh National Science Foundation, National Multiple Sclerosis Society, Damon Runyon Foundation dan Juvenile Diabetes Research Foundation, Amerika Serikat (Cell Press, 2017/SP).

Oleh Servas Pandur

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita