• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Anak-Anak Makan Ikan: Tidur Nyaman & IQ Tinggi

Jianghong Liu (paling kiri), Adrian Raine (tengah) dan Jennifer Pinto-Martin (kanan) (University of Pennsylvania, 2017)

        Anak-anak yang makan ikan sekurang-kurangnya sekali per minggu, memiliki skor IQ lebih tinggi 4 (empat) poin dan tidur lebih baik, jika dibanding anak-anak yang kurang makan ikan atau sama sekali tidak makan ikan. Begitu hasil riset Jianghong Liu (peneliti utama), Jennifer Pinto-Martin (Executive Director pada Center for Public Health Initiatives) dan Alexandra Hanlon pada School of Nursing dan Profesor Adrian Raine di University of Pennsylvania, yang dirilis oleh jurnal Scientific Reports dan Nature edisi 21 Desember 2017. Riset ini menduga bahwa “missing link” antara omega-3 (asam lemak ikan atau fatty acids) dan intelijen seseorang yakni tidur lebih baik (better sleep) (Penn News, 21/12/2017).

         Riset ini melibatkan 541 anak usia 9-11 tahun (54% pria dan 46% perempuan) di Tiongkok. Anak-anak ini ditanya tentang keseringan makan ikan selama sebulan terakhir dengan pilihannya : “tidak pernah” dan “sekurang-kurangnya sekali sepekan” atau jarang (seldom) (Mengjie/Xinhua, 25/12/2017). Tes IQ memakai Wechsler Intelligence Scale for Children (revisi) yang menguji keahlian verbal dan non-verbal seperti kosa kata dan sandi (coding).

        Orangtua anak-anak ditanya tentang kualitas tidur putra-putrinya dengan standar Children Sleep Habits Questionnaire seperti lama tidur dan keseringan terbangun malam hari atau kantuk siang hari. Faktor kontrol informasi yakni pendidikan orangtua, pekerjaan, status perkawinan orangtua, dan jumlah anak-anak di rumahnya.   

         Hasil analisa datanya menunjukkan bahwa anak-anak yang makan ikan tiap pekan memiliki IQ lebih tinggi sekitar 4,8 poin jika dibanding anak-anak yang jarang atau tidak makan ikan sama sekali. Anak-anak yang kadang-kadang makan ikan, memiliki skor IQ lebih tinggi sekitar 3,3 poin. Anak-anak yang konsumsi ikan, jarang mengalami gangguan tidur (better sleep).

"Lack of sleep is associated with antisocial behavior; poor cognition is associated with antisocial behavior. We have found that omega-3 supplements reduce antisocial behavior, so it's not too surprising that fish is behind this,” papar Pofesor Raine dari School of Arts and Sciences dan Perelman School of Medicine (University of Pennsylvenia).     

        “This area of research is not well-developed. It's emerging. Here we look at omega-3 coming from our food instead of from supplements,” papar Liu, associate professor bidang keperawatan dan kesehatan masyarakat (public health). Jadi, riset ini bersifat observasi dan belum ada hubungan sebab-akibat terbukti. Maka tim peneliti ini berharap bahwa ada riset lanjutan melalui kontrol pengujian dan subyek penelitian orang dewasa (Melissa Matthews/The Newsweek, 21/12/2017). Riset ini dibiayai oleh hibah National Institutes of Health/National Institute of Environmental Health Sciences serta dukungan Intramural dari National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism. 

 

Oleh Servas Pandur

Penerbit


ECO-DEMOKRASI

Demokrasi yang terpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dapat mengelola alam-alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa secara arif untuk kesejahteraan Rakyat dan sehat lestarinya ekosistem Negara, kecerdasan Bangsa, perlindungan segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah dan ketertiban dunia berdasarkan keadilan, kemerdekaan, dan perdamaian. Rakyat tidak hanya berpartisipasi dalam Pemilu, tetapi juga berpartisipasi dalam antisipasi krisis dan tantangan masa datang. Dalam hal ini, upaya-upaya membangun Negara adalah setiap keputusan dan program kerja yang berkaitan dengan sesuatu yang benyawa yakni Rakyat, bumi, air, dan kekayaan alam. Maka sehat atau tidaknya suatu praktek demokrasi dapat diukur dari jejak-ekologisnya (ecological footprint) pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. ... Baca selanjutnya

img

Jurnal IPTEK

Berita