• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Jaringan Militer 4.000 Tahun Silam Di Syria

Dari hasil analisis imej-imej satelit dan gambar dari angkasa (aerial images) di utara Syria, peneliti pada lab Archéorient (Environnements et sociétés de l'Orient ancien - CNRS/Université Lumière Lyon 2) dan Directorate-General of Antiquities and Museums of Syria, menemukan lebih dari 1.000 situs struktur jaringan militer (komunikasi dan surveilens) kira-kira 2.000 tahun pra-Masehi di Utara Syria (CNRS, 21/12/2017). Hasil analisis ini dirilis oleh jurnal Paléorient edisi 19 Desember 2017.

Zona eksplorasi misi Perancis-Syria itu - Marges arides de Syrie du Nord – terletak di timur Hama dan terbentang luas kira-kira 7.000 km2. Analisis citra dari angkasa dan citra satelit zona itu melibatkan para ahli geo-arkeologi. Hasilnya, penemuan suatu sistem pertahanan sangat luas dan pertama kali di zona utara Syria itu (Science Newsline, 21/12/2017).

Struktur pertahanan itu sangat luas dan dirancang melindung perkotaan dan zona-zona pedalamannya yang terdiri dari sejumlah benteng, benteng-benteng kecil, menara dan tanah-tanah berpagar sepanjang bukit stepe di tengah Syria. Analisis para ahli itu menunjukkan bahwa benteng-benteng itu terbuat dari balok-balok besar pada basal tanpa pahat dan membentuk dinding dengan luas dan tinggi hingga beberapa meter (Phys.Org, 2017).

Organisasi pertahanan jaringan itu bergantung pada komunikasi sinyal cahaya (atau asap) untuk menyampaikan informasi dengan cepat ke markas-markas utama pertahanan. Jaringan pertahanan ini mempertahankan wilayahnya, mengawasi dan melindungi koridor transportasi dan lahan-lahannya. Analisis ini memperkuat hasil observasi-observasi lapangan sebelum eksplorasi ini. Usia situs pertahanan itu dapat dihitung berdasarkan usia keramik-keramik pada situs-situs itu. Akses observasi satelit dan observasi dari angkasa sejak 1960 hingga saat ini memungkinkan rekonstruksi jaringan pertahanan sepanjang 150 km di utara Syria itu.

(Staging-Point.com/2017/12/27)

 

 

Oleh Servas Pandur

Penerbit


ECO-DEMOKRASI

Demokrasi yang terpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dapat mengelola alam-alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa secara arif untuk kesejahteraan Rakyat dan sehat lestarinya ekosistem Negara, kecerdasan Bangsa, perlindungan segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah dan ketertiban dunia berdasarkan keadilan, kemerdekaan, dan perdamaian. Rakyat tidak hanya berpartisipasi dalam Pemilu, tetapi juga berpartisipasi dalam antisipasi krisis dan tantangan masa datang. Dalam hal ini, upaya-upaya membangun Negara adalah setiap keputusan dan program kerja yang berkaitan dengan sesuatu yang benyawa yakni Rakyat, bumi, air, dan kekayaan alam. Maka sehat atau tidaknya suatu praktek demokrasi dapat diukur dari jejak-ekologisnya (ecological footprint) pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. ... Baca selanjutnya

img

Jurnal IPTEK

Berita