• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Cara Sel Rambut Ikan Lacak Gerakan Air

Staging-Point.com, (31/12/2017)

Cara kerja sel-sel rambut (hair-cells) ikan menginderai gerakan air sama seperti cara telinga manusia menginderai bunyi. Begitu hasil riset Brian McDermott, PhD, asisten profesor otolaringologi dan Ruben Stepanyan, PhD, asisten profesor otolaringologi di Case Western Reserve University School of Medicine, Amerika Serikat, yang dirilis oleh jurnal Nature Communications edisi 21 Desember 2017. Peneliti itu berupaya menyingkap cara sel-sel rambut menginderai bunyi pada telinga manusia, atau sel-sel rambut ikan menginderai gerakan air dalam riset ini, serta mengkonversinya ke sinyal-sinyal jaringan otak.

Tim riset itu menemukan sel-sel rambut pada kulit ikan Zebrafish menggunakan gen-gen mechano-transduction berbeda, seperti tmc2b, bergantung orientasi ruang dan arah gerakan. Riset itu juga mengidentifikasi tmc2b sebagai unsur utama mechanotransduction. Gen ini digunakan oleh sel-sel rambut untuk mengirim sinyal-sinyal ke jaringan otak. Maka gen ini dapat menjelaskan faktor ketulian genetik (genetic deafness).

“Not all hair cells are the same. They are different based on the direction they face, and that is key to detecting the direction of water flow. Our findings are directly connected to human hearing. We studied a zebrafish gene that is analogous to a human gene that causes deafness, and here we show the defect is in the process of mechanotransduction,” papar McDermott (Nature Communications, 21/12/2017). Sel-sel rambut merupakan reseptor sensor pendengaran dan penginderaan keseimbangan, arah dan gerakan (vestibular sistem) di telinga makhluk vertebrata seperti ikan. Melalui mechano-transduction, sel-sel rambut melacak gerakan lingkungan sekitarnya (Ellen A. Lumpkin, et al, 2010: 237-248).

Dari hasil risetnya, tim peneliti itu hendak menciptakan peta sensor gerak (mechanosensory map) sel-sel rambut Zebrafish untuk menggambarkan lokasi dan orientasi sel-sel rambut berkaitan dengan penginderaan gerakan air. “In mammals, hair cells are the sensory cells of the ear. Our findings suggest that in mammals, including humans, there may be molecular differences between hair cells that allow us to hear the wonderful range of sounds that we enjoy,” papar McDermott (Case Western Reserve University, 2017).

McDermott dan Ruben Stepanyan meneliti sel-sel rambut ikan “Zebrafish” (Danio rerio), ikan air tawar yang berasal-usul dari zona Himalaya dan populer sebagai ikan aquarium yang dijual-beli dengan nama ‘zebra danio’ (Yona Goldshmit et al, 2012: 7477-92). Di bidang riset ilmiah, Zebrafish dijadikan model makhluk bertulang-belakang (vertebrata) dan dimodifikasi oleh peneliti untuk menghasilkan turunan transgenik (Shaunacy Ferro/Popular Science, 1/2/2013). Riset McDermott dan Ruben Stepanyan dibiayai oleh National Institute on Deafness and Other Communication Disorders, hibah dari National Institutes of Health dan Clinical Research and Technology (University Hospitals Cleveland Medical Center), dan didukung pula oleh NIH Office of Research Infrastructure Program, Amerika Serikat. 

Oleh Servas Pandur

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita