• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Peta Keragaman Tanaman Amerika Utara-Selatan

Staging-Point.com(01/01/2018)

Pola-pola dan keragaman tanaman sepanjang zona Amerika Utara dan Amerika Selatan berhasil dihimpun oleh 24 ahli botani di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Peta itu berisi daftar rinci, terpadu dan lengkap semua tanaman yang berasal-usul dari zona Amerika Utara dan Amerika Selatan selama ini dan dirilis oleh jurnal Science edisi 22 Desember 2017.

Daftar dan peta itu mencantumkan 124.993 spesies, 6.227 genera, dan 355 famili tanaman yang mengisi 33% spesies tanaman vaskular yang dikenal seluruh dunia hingga saat ini. Untuk membuat peta tanaman itu, Carmen Ulloa Ulloa et al. (2017) mengumpulkan dan menyusun uji-silang seluruh daftar tanaman di Amerika Utara dan Amerika Selatan yang dihasilkan oleh para ilmuwan selama tahun 1993-2016. Sekitar 24 ahli botani dilibatkan dalam riset dan pemetaan pola dan keragaman tanaman di Amerika Utara dan Amerika Selatan ini (Science, 22/12/2017).

Tanaman vaskular (dari kosa-kata Latin vasculum atau istilah Yunani trachea bermakna saluran atau pembuluh) dikenal pula sebagai tracheophytes atau “higher plants” yang membentuk kelompok besar tanaman sekitar 308.312 spesies yang terdaftar dan ditemukan hingga awal abad 21 (M.J.M. Christenhusz, 2016: 201-217). Jenis tanaman ini dikenal sebagai “tanaman daratan” (land-plants) yang memiliki jaringan lignified (xilem) guna menyalurkan air dan mineral sepanjang tanamannya (Paul Kenrick et al, 1997).

Carmen Ulloa Ulloa et al. (2017) melaporkan sekitar 41.241 spesies di Amerika Utara dan 82.052 di Amerika Selatan, dan hanya sekitar 8.300 spesies yang hidup di kedua zona. Amerika Selatan memiliki spesies tanaman lebih banyak daripada Afrika. Meskipun luas Afrika mencapai hampir dua kali zona Amerika Selatan.

Zona Brazil memiliki keragaman tanaman (flora) sangat banyak. Bahkan mayoritas terbesar dari spesies tanaman di zona Amerika Utara dan Amerika Selatan terdapat hanya pada satu wilayah atau negara ini. Berdasarkan penemuan spesies tanaman per tahun, Ulloa Ulloa et al. memperkirakan bahwa kira-kira 25.000 spesies tanaman bakal terkodumentasi hingga tahun 2050 di Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Riset dan pembuatan katalog tanaman memiliki jejak kira-kira 500 tahun atau berabad-abad di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Namun, daftar dan pemetaan pola dan keragaman tanaman yang disusun oleh Ulloa Ulloa et al. (2017) lebih lengkap, rinci, dan terpadu tentang spesies tanaman vaskular yang berasal-usul dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. Daftar tanaman dari 12 kawasan dan negara itu disiapkan selama kira-kira 25 tahun terakhir.

Peta rinci tanaman di Amerika Utara dan Amerik Selatan tersebut sangat bermanfaat bagi peneliti, biolog konservasi, ekolog, biolog evolusi, biografer, manajer lahan, dan para pejabat pemerintah di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan seluruh dunia. 

 

Oleh Servas Pandur

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita