• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Kunci Kenaikan Ekspor Negara RI Tahun 2017

Jelang akhir tahun 2017, Ekspor Negara RI meningkat kira-kira 20,7% atau dua kali lipat dari target Pemerintah, ke 11 (sebelas) negara di zona Afrika Barat--Benin, Burkina Faso, Gabon, Ghana, Kamerun, Kongo, Liberia, Niger, Nigeria,  Sao Tome and Principe, dan Togo.

Jenis produk yang mengalami nilai ekspor tinggi dari Negara RI antara lain besi dan baja sebesar 75,4 persen, karet dan barang  dari karet 52,3 persen, lemak dan minyak nabati 41,5 persen, bahan kimia organik 42,4  persen, berbagai produk kimia 23,1 persen, kendaraan bermotor  dan sebagainya 15,4 persen.

Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi kenaikan nilai ekspor RI selama Januari-Agustus 2017. Nilai ekspor yang dibukukan pada periode Januari-Agustus, mencapai US$ 108, 79 miliar atau meningkat 17,58 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo saat membuka Trade Expo Indonesia ke-32 tahun 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Provinsi Banten, pada Rabu 11 Oktober 2017.  Ekspor non-migas juga naik pada Januari-Agustus 2017 sebesar US$ 98,76 miliar atau meningkat sebesar17,73 persen (Setkab RI, 11/10/2017).

Dalam acara pembukaan Trade Expo Indonesia ke-32 tahun 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Provinsi Banten, pada Rabu (11/10/2017), Presiden RI Joko Widodo mengajak para pelaku bisnis dan pemerintah bersinergi untuk menembus pasar-pasar baru potensial (Setkab RI, 11/10/2017).

Apa faktor pemicu kenaikan ekspor Negara RI tahun 2017? Ketua Program Studi  Akuntasi pada Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie (IBI KKG), Dr. Carmel Meiden SE,  M.Si melihat 2 (dua) faktor kunci peningkatan ekspor Negara RI tahun 2017. “Pertama, produk Indonesia memenuhi persyaratan negara-negara tujuan, kedua, pemenuhan pemesanan yang tepat waktu. Pada saat mereka membutuhkan produk tersebut, produknya tersedia,” papar Dr. Carmel kepada Staging-Point.Com Kamis (21/12/ 2017).

Dr. Carmel berpandangan, jika pertumbuhan ekspor Negara RI hendak dipertahankan, maka kualitas produk dan ketersediaan tepat waktu harus dijaga. “Kepercayaan (trust) muncul karena barang yang tersedia sesuai kualifikasi dan tersedia tepat waktu,” tambahnya.  Pertumbuhan ekspor, menurut Carmel, memberi manfaat positif bagi Negara RI dalam investasi, daya saing dan bisnis. Dengan pertumbuhan ekspor yang tinggi, Negara RI dapat membuka peluang pasar yang lebih luas lagi.

Staging-Point.com(08/01/2018)

 

Oleh Fens Alwino

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita