• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Cara Baru Kurangi Berat Badan & Lemak

Uji-lab cara baru mengurangi lemak perut-buncit atau besar (bulging tummy fats) berhasil di Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Cara baru ini memadukan memasukkan obat (drug delivery) melalui satu jarum ukuran mikro (micro-needle patch) sehingga obat-obat dapat mengubah lemak putih penyimpanan energi menjadi lemak coklat energi pembakaran. Alas perekat obat yang ditempelkan di kulit untuk penyerapan dosis obat melalui aliran darah (skin-pacth) berhasil mengurangi berat tikus dan massa lemaknya. Inovasi ini dikembangkan oleh ilmuwan Nanyang Technological University, Singapora (NTU Singapore) yang berhasil mengurangi tambahan berat tikus melalui diet lemak ketat dan massa gemuknya lebih dari 30% selama 4 (empat) pekan (Nanyang Technological University, 28/12/2017).

Alat baru ini berisi ratusan jarum mikro yang lebih tipis dari sehelai rambut manusia dan diisi obat agonis receptor Beta-3 atau thyroid hormone T3 triiodothyronine. Jika alas perekat obat (skin-patch) menekan kulit selama dua menit, jarum-jarum mikro masuk ke dalam kulitnya dan lepas dari alas perekatnya. Usai jarum mikro masuk ke dalam kulit, molekul-molekul obat perlahan menyebar ke lemak putih penyimpanan energi di bawah lapisan kulit dan mengubahnya menjadi lemak coklat energi pembakaran (Small Methods, 28/12/2017)

Hasil riset itu dirilis oleh Professor Chen Peng dan Assistant Professor Xu Chenjie melalui jurnal Small Methods edisi 28 Desember 2017. Cara baru ini dapat mengatasi kegemukan (obesity) tanpa operasi-operasi bedah atau obat oral (minum) dengan dosis tinggi dan dampak lainnya. Faktor risiko akibat obesitas antara lain heart disease, stroke, dan diabetes tipe-2. Tahun 2016, WHO (World Health Organization) memperkirakan bahwa 1,9 miliar orang dewasa di dunia mengidap kelebihan berat dan 650 juta di antaranya mengidap obesitas.

Menurut asisten Profesor Xu, jumlah obat masuk melalui alas perekat obat di kulit jauh lebih sedikit guna mengurangi efek sampingnya.  “With the embedded microneedles in the skin of the mice, the surrounding fats started browning in five days, which helped to increase the energy expenditure of the mice, leading to a reduction in body fat gain,” papar asisten Profesor Xu dengan fokus riset sistem deliveri obat (Science Daily, 28/12/2017).

Dengan bimbingan dan arahan dari Prof Chen dan Profesor Xu di School of Chemical and Biomedical Engineering (NTU Singapura), peneliti Dr Aung Than melakukan uji-coba tambalan kulit mengurangi berat tikus dan mengurangi massa lemak lebih dari 30% selama lebih dari 4 (empat) pekan. Tikus uji-coba itu juga memiliki kolesterol darah dan level asam lemak lebih rendah, jika dibandingkan dengan tikus yang menjalani uji-coba itu. Karena obatnya langsung masuk ke titik lemaknya, maka obat  kurang memicu dampak sampingan lain, jika dibandingkan pengobatan melalui injeksi atau medikasi oral.

Sedangkan bahan prototipe tambalannya berharga sekitar 3,5 dollar AS yang mengandung beta-3 agonis reseptor adrenergic digabungkan dengan Hyaluronic acid, substans alamiah dalam tubuh manusia dan biasa dipakai dalam produk seperti pelembab kulit. Beta-3 adrenergic receptor agonist telah disetujui oleh Federal Drug Administration (FDA), Amerika Serikat, untuk mengobati kandung kemih yang terlalu aktif. Sedangkan T3 triiodothyronine adalah hormon thyroid--obat kelenjar tiroid yang kurang aktif.

“What we aim to develop is a painless patch that everyone could use easily, is unobtrusive and yet affordable. Most importantly, our solution aims to use a person's own body fats to burn more energy, which is a natural process in babies,” papar Prof Chen, ahli bioteknologi dan peneliti obesitas (Asian Scientist, 3/1/2018)

(Staging-Point.com/2018/01/12)

Oleh Servas Pandur

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita