• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Penguatan Ciri Khas dan Peran Lokal Ekonomi Digital

Hingga akhir Juni 2017, sebanyak 1.938.075.631 penduduk zona Asia menggunakan jaringan Internet. Total penduduk Asia saat ini mencapai 4.148.177.672 atau sekitar 55,2% dari total penduduk dunia. Sebanyak 3.885.567.619 penduduk dunia atau lebih dari separuh total penduduk dunia hingga akhir Juni 2017 sebanyak 7.519.028.970 adalah pengguna Internet (MM Group, 3/12/2017).

Tahun 1987, hanya 10 ribu pengguna Internet. Pembentukan TCP (Transmission Control Protocol) dan Internet Protocol (IP) tahun 1982 melahirkan istilah Internet yang merupakan tata-jaringan kerja terkoneksi. Tahun 1989, pengguna Internet baru berjumlah 100 ribu orang. E-commerce baru lahir dan berkembang sejak awal 1990-an,  ketika Pizza Hut merintis inovasi pemasaran pizza melalui Internet tahun 1994.

Tahun 2000, terdapat sekitar 360 juta pengguna Internet di seluruh dunia (Katherine T. Smith et al, 2010) dan tahun 2011, sekitar 2 miliar penduduk planet Bumi tersambung melalui jaringan Internet yang memengaruhi dan bahkan mengubah gaya seseorang dan masyarakat berpikir, berkomunikasi, dan cara bekerja di berbagai negara. Internet juga melahirkan era keterbukaan dan persaingan antara negara dan perusahan teknologi-komunikasi skala global.

Presiden RI Joko Widodo merilis strategi pemerintah RI merespons dinamika lingkungan tersebut. “Dari 13 perusahaan dengan nilai usaha paling besar di dunia, 8 adalah perusahaan teknologi. Dunia sekarang semakin terbuka dan semua negara berlomba-lomba mengejar inovasi-inovasi baru. Kalau kita mau sejahtera, kita harus memanfaatkan inovasi-inovasi seperti Alibaba, Amazon, Google, Facebook, Twitter dan lain-lainnya. Negara-negara yang berhasil memanfaatkan dan memperalat inovasi-inovasi seperti ini, daya saingnya akan lebih tinggi, pertumbuhan ekonominya juga akan lebih tinggi,” papar Presiden RI Joko Widodo saat membuka Konferensi Konferensi IDBYTE Tahun 2017 di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis, 28 September 2017 (Setkab RI, 29/9/2017).

Menurut Presiden RI Joko Widodo, inovasi-inovasi teknologi-komunikasi juga melahirkan era global melawan lokal melalui jaringan Internet. “Global melawan lokal di internet. Ada raksasa-raksasa internet yang harus kita manfaatkan, tapi di ekonomi digital, di dunia internet masih ada peluang-peluang yang sangat besar bagi pemain-pemain lokal. Di internet ada pepatah internet means the dead of distance but not the dead of location. Internet memang tidak, internet memang membuat jarak menjadi tidak berarti namun itu bukan berarti bahwa lokasi menjadi tidak penting, lokasi atau ciri khas lokal itu masih sangat berarti, dan sangat berperan,” papar Presiden RI Joko Widodo (Setkab RI, 29/9/2017).

Penguatan peran lokal dan ciri khas lokal melalui inovasi-inovasi teknologi-komunikasi, menurut Dr. Wibowo Kosasih, perlu didukung oleh pendidikan. Karena pola pikir mayoritas masyarakat kita masih tradisional-agraris dengan kapital ekonomi utama ialah eksploitasi hasil bumi atau mengolah lahan pertanian dan perkebunan. Lokasi lahan, sejarah, dan tradisi atau karakter lokal menjadi sangat penting bagi masyarakat. Kondisi ini berbeda dengan penduduk perkotaan. “Penduduk kota lebih inovatif. Inovasi selalu muncul karena adanya kebutuhan dan imajinasi. Setiap inovasi selalu melahirkan potensi ekonomi baru. Misalnya Gojek sebagai hasil imajinasi untuk layanan cepat, mudah, dan murah,” papar Dr. Wibowo Kosasih, dosen Manajemen Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara (BINUS) kepada kepada Staging-point.Com, di Lantai 1 Kampus Anggrek, BINUS, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Maka perlu ada program pendidikan wirausaha atau enterpreneurship berbasis teknologi terapan-ramah lingkungan dan teknologi-komunikasi guna mengatasi kendala digital-gap pada masyarakat Indonesia. “Sentra pendidikan perlu menyediakan pelatihan produksi, keahlian wira-usaha dan teknologi, serta keuangan. Pemerintah menjadi fasilitator dan saluran ke pasar serta kemudahan pembiayaan. Perusahan umum membantu proses pendidikan melalui Tanggung jawab Sosial Perusahan (TSP) atau pola asah-asuh,” ujar Dr. Wibowo Kosasih.

Dr. Wibowo Kosasih setuju visi strategis Presiden RI Joko Widodo agar Bangsa Indonesia menciptakan inovasi-inovasi baru berbasis ciri khas dan potensi lokal. Alasannya, Bangsa Indonesia tidak dalam posisi untuk bersaing dengan Amerika Serikat, Tiongkok, atau Rusia. “Yang penting adalah kita melihat kebutuhan kita apa; jeli melihat keunggulan-keunggulan nilai-nilai lokal untuk diterapkan melalui ekonomi-digital. Jika para pemain lokal  mampu mengangkat dan memanfaatkan keunggulan atau ciri khas lokalnya, maka mereka bisa eksis dalam persaingan pasar global,” papar Dr. Wibowo Kosasih. Daya-saing berbasis ciri khas dan nilai lokal dapat diraih melalui pengembangan kluster industri yang unik dan unggul.

Oleh Fens Alwino

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita