• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Terorisme & E-Commerce Di Zona Pasar Negara RI

Awal Mei 2018, para pelaku pasar global memantau dua hal dari zona pasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yakni tren e-commerce dan terorisme. Secara umum, awal abad 21, terorisme telah menjadi ‘tren global’. Keamanan sekitar 77 Negara di berbagai zona pasar, termasuk Negara RI, terusik dan terganggu oleh serangan teroris. Hasil riset dan kajian Institute for Economic and Peace (2017) menemukan bahwa pada tahun 2014, sekitar 32.500 orang tewas di berbagai negara berdaulat, akibat serangan teroris. Tahun 2016, sekitar 25.673 orang tewas di berbagai negara, akibat serangan teroris (lihat peta).

Minggu sore (13/5/2018), kantor berita Reuters mengutip klaim ISIS dari sumber kantor berita Amaq bahwa ISIS bertanggung jawab atas serangan bom bunuh-diri di tiga gereja, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu pagi 13 Mei 2018 (Reuters, 13/5/2018). Amaq, hasil karya wartawan Suriah, Baraa Kadek, selalu merilis klaim tanggungjawab ISIS terhadap berbagai serangan teror di berbagai zona pasar (Le Monde, 31/5/2017;).  Misalnya, klaim tanggung jawab atas serangan teror 2 Desember 2015 yang menewaskan 14 orang dan 22 luka-luka di San Bernardino, California (Amerika Serikat) (The New York Times, 14/1/2016).

Siaran Amaq mula mula terlacak oleh SITE Intelligence Group, yang bermarkas di Bethesda, Maryland (Amerika Serikat), selama operasi Siege of Kobanî’ dari ISIS (Irak), utara Suriah, 13 September 2014. SITE dipimpin oleh analis Rita Katz asal Israel (The Independent, 4/9/2014).

Pelaku pasar global juga memantau respons Pemerintah RI terhadap serangan teror bom-bunuh diri di Surabaya. Khususnya perintah Presiden RI Joko Widodo kepada Kapolri untuk melakukan tindakan penghentian aksi-aksi teroris di Negara RI dan jangka waktu revisi UU Tindak Pidana Teroris bulan Juni 2018; jika belum selesai revisi UU ini, Presiden siap menerbitkan Perppu (Setkab RI, 14/5/2018) dan dukungan TNI terhadap operasi Polri dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana teroris di Negara RI (Reuters, 14/5/2018).

Di sisi lain, pada Rapat Terbatas tentang lanjutan Pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2019 di Kantor Presiden (Jakarta), Selasa pagi (15/5/2018), Presiden RI Joko Widodo merilis hasil pemetaan tentang kesiapan Negara RI menghadapi kondisi geo-politik internasional, perang dagang AS vs Tiongkok, ketidak-pastian global seperti harga minyak dan gejolak keuangan global. Misalnya, pertumbuhan ekonomi Negara RI berkisar 5,06% pada kuartal pertama 2018 (Setkab RI, 15/5/2018). Arah kebijakannya ialah stabilitas keamanan, penciptaan lapangan kerja, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan Rakyat. (Setkab 15/5/2018).

Berikutnya, ada defisit perdagangan berkisar 1,62 miliar dollar atau terbesar sejak April 2014. Karena faktor musiman dan lonjakan impor, khususnya mesin dan bahan-bahan mentah, sekitar 35% year-on-year (tahunan) dan kenaikan ekspor sekitar 9% jika dibanding dengan periode yang sama tahun 2017 dengan total 14,47 miliar dollar AS (Reuters, 15/5/2018).

Seperti halnya terorisme, e-commerce juga sedang mengalami revolusi global dan masuk ke zona pasar Negara RI. Perusahaan  asal Tiongkok, seperti Lazada dan investornya utamanya, Alibaba Group Holding, yang didirikan oleh Jack Ma, mengucur 6 (enam) miliar dollar AS ke sektor e-commerce di zona pasar RI. Lembaga rating Morgan Stanley memperkirakan bahwa pasar e-commerce RI bakal tumbul dari 7 miliar dollar AS tahun 2017 ke 63 miliar dollar AS tahun 2027.  Alibaba juga mengucur dana investasi ke Tokopedia (Reuters, 15/5/2018).

JD.com asal Tiongkok bersaing dengan Alibaba di zona pasar RI dengan pengguna HP sekitar 159 juta dan sekitar 275 juta pengguna HP tahun 2021. Korporasi asal Tiongkok, Tencent Holdings, masuk melalui Go-Jek ke zona pasar RI. JD.com masuk ke Traveloka dan Go-Jek. Korporasi asal Tiongkok bersaing dengan Amazon asal AS dan Blibli dari grup Jarum.

Digitalisasi ekonomi dunia melahirkan kultur baru transaksi bisnis melalui sarana elektronik (RJ Mann, 2012:1; T Scassa, et al, 2012:xi). Dari sini lahir perbuatan-perbuatan hukum baru, peluang bisnis dan risiko bisnis. Maka diperlukan infrastruktur hukum dan elektronik yang melindungi pelaku dan konsumen e-commerce di RI. UU Informasi dan Transaksi Elektronik RI  tahun 2008 rapuh melindungi pelaku e-commerce, antara lain karena belum ada lembaga sertifikasi seperti di Australia dan Singapura sesuai ketentuan UNCITRAL Model Law on Electronic Commerce (Electronic Transaction Act, 1998 Singapura). SDM kita juga harus dilatih teknologi dan bisnis e-commerce, berbasis koperasi-koperasi Rakyat. Ini PR Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Negara RI guna menghadapi industri (generasi) 4.0 awal abad 21.

Oleh Komarudin Watubun

Penerbit


Anticipatory Democracy & Pemilu Tahun 2019

Risiko bencana skala nasional dan global kini seakan tidak peduli dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) vs Tiongkok (Chris. Rugabuer/AP, 29/10/2018) dan pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis Washington Post, saat penjualan senjata AS ke Arab Saudi senilai 110 miliar dollar AS yang mencipta 500.000 ribu lapangan kerja di AS (Reuters, 30/1/2018). Tragedi dan ancaman bencana alam seakan tidak peduli dengan pertumbuhan ekonomi RI kuartal ke-2 tahun 2018 mencapai 5,27% per tahun (Reuters, 6/8/2018) atau lonjakan ekspor minyak sawit dari Negara RI sebesar 4,25 juta ton pada September dari 4,01 juta ton pada Agustus 2018 (Bernadette Christina Munthe/Reuters 19/10.2018). Begitu pula inflasi Negara RI sekitar 2,88% pada Juni 2018 dan 3,23% pada Mei 2018 (Reuters, 29/6/2018) dan defisit perdagangan RI menurun karena ekspor bat ubara September 2018 (Reuters, 12/10/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita