• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Kematian Prematur Akibat Perubahan Iklim & Polusi

Dampak dan risiko dari perubahan iklim (climate change) terhadap kesehatan manusia dan masyarakat akhir-akhir ini menjadi perhatian dari banyak ahli berbagai negara. Misalnya, tim ahli The Lancet Countdown: Tracking Progress on Health and Climate Change tahun 2018, yang melibatkan para doktor, akademisi, dan profesional kebijakan dari 27 organisasi lintas negara, merilis laporan hasil riset dan analisis tentang dampak dari perubahan iklim terhadap kesehatan manusia dan masyarakat. (Watts N. et al/The Lancet, 2018).

Hasilnya, lonjakan suhu bumi akibat perubahan iklim memicu risiko kesehatan sangat serius akhir-akhir ini khususnya terhadap para lansia di Eropa dan Mineranian Timur. Panas ekstrim pada zona ini lebih tinggi dari Afrika dan Asia Tenggara, termasuk Negara RI. Polusi udara memicu jutaan kematian prematur global sejak 2015. Karena polusi udara dan gas rumah kaca sering berasal dari sumber yang sama, maka mitigasi perubahan iklim membuka peluang upaya perawatan kesehatan masyarakat dan lingkungannya (Science Daily, 29/11/2018).

Tim riset dan analis The Lancet Countdown (2018) antara lain berasal dari International Institute for Applied Systems Analysis (IIASA), Bank Dunia, World Health Organization (WHO), University College London, dan Tsinghua University.

“The attribution shows that unfortunately an approach targeting a single sector or fuel won't solve the problem -- air pollution is a multi-faceted issue that needs integrated strategies cutting across many sectors, which will differ from country to country. This is what we typically do with the regional and local GAINS model: giving advice to policymakers on the most efficient approaches to tackle air pollution in their specific settings,” ungkap Gregor Kiesewetter, ketua tim riset IIASA bidang Air Pollution and Greenhouse Gases.

Polusi udara berasal dari biomassa dan batu bara, industri, generasi listrik berbahan bakar fosil, transportasi, dan agrikultur. Hasil riset IIASA menemukan bahwa polusi akibat batu bara memicu kematian prematur sekitar 16% atau 460 ribu kematian prematur di seluruh dunia tahun 2015 (International Institute for Applied Systems Analysis, 2018). 

Oleh: Servas Pandur

Penerbit


Ekonomi RI & Potensi Resesi AS

Akhir 2018, Pemerintah RI siap menanda tangan kesepakatan investasi dan perdagangan bebas dengan Swiss, Liechtenstein, Norwegia dan Iceland (negara EFTA). Total nilai perdagangan RI-EFTA tahun 217 mencapai 2,4 miliar dollar AS dengan surplus sekitar 212 juta dollar AS. (Bernadette Christina Munthe/Reuters, 24/11/2018). Berikutnya, awal November 2018, Pemerintah RI berupaya menyepakati ekspor senilai 1,5 miliar dollar AS CPO per tahun ke Pakistan (Reuters, 8/11/2018). Total produksi minyak sawit RI tahun 2018 mencapai 42 juta ton (Fransiska Nango, 2/11/2018). Di Jakarta, perusahan Korea Selatan, seperti Parkland, LS Cable & System Asia Ltd, Sae-A Trading, Taekwang Industrial Co Ltd, World Power Tech and InterVet, Hyundai Engineering & Construction Co Ltd, Doosan Heavy Industries & Construction Co Ltd, Midland Power Co Ltd, POSCO Engineering & Construction Co Ltd and Hyundai Engineering Co Ltd, membuat 15 MoU dan 6 komitmen investasi di Negara RI (Reuters, 11/9/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita