• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


15.000 Spesies Tanaman Berisiko Punah Di Dunia

Kini data-analytic dan machine learning dapat memprediksi status konservasi lebih dari 150.000 tanaman di seluruh dunia. Hasilnya, 15.000 ribu tanaman berstatus ‘near-threatened, vulnerable, endangered or critically endangered’ atau berisiko punah.

Begitu hasil riset Profesor Bryan Carstens, ahli evolusi, ekologi dan biologi organismal (Ohio State University), Tara Pelletier, asisten profesor biologi (Radford University), Anahí Espíndola (University of Maryland), dan Jack Sullivan dan David Tank (University of Idaho) di Amerika Serikat yang dirilis oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 3 Desember 2018.

Para ahli itu membuat model prediktif berbasis data dari Global Biodiversity Information Facility dan TRY Plant Trait Database. Kemudian tim peneliti itu membuat algoritma yang membandingkan data tersebut dengan data Red List –daftar spesies berisiko punah menurut International Union for the Conservation of Nature (IUCN) untuk menemukan pola-pola risiko dalam fitur-fitur habitat, pola cuaca, ciri fisik, dan kriteria lainnya sebagai patokan identifikasi spesies berisiko punah atau tidak (Ohio State University, 2018).

Dengan data-analytics dan machine learning, tim ahli itu memprediksi status konservasi lebih dari 150.000 tanaman di seluruh dunia. Hasilnya, satu peta data spesies tanaman berisiko punah, terancam, dan risiko lainnya per wilayah seperti Australia, hutan hujan Amerika Tengah dan zona lainnya. Riset itu didukung oleh National Science Foundation, National Institutes of Health, DIVERSITAS/Future Earth, dan German Centre for Integrative Biodiversity Research. Teknik data-analytic dan machine-learning dapat pula digunakan oleh ahli lain untuk meneliti ekosistem.

“What this allowed us to do is basically make a prediction about what sorts of conservation risks are faced by species that people haven’t done these detailed assessments on. This isn’t a substitute for more-detailed assessments, but it’s a first pass that might help identify species that should be prioritized and where people should focus their attention,” ungkap Carsten (Ohio State News, 3/12/2018). 

Oleh: Servas Pandur

Penerbit


Ekonomi RI & Potensi Resesi AS

Akhir 2018, Pemerintah RI siap menanda tangan kesepakatan investasi dan perdagangan bebas dengan Swiss, Liechtenstein, Norwegia dan Iceland (negara EFTA). Total nilai perdagangan RI-EFTA tahun 217 mencapai 2,4 miliar dollar AS dengan surplus sekitar 212 juta dollar AS. (Bernadette Christina Munthe/Reuters, 24/11/2018). Berikutnya, awal November 2018, Pemerintah RI berupaya menyepakati ekspor senilai 1,5 miliar dollar AS CPO per tahun ke Pakistan (Reuters, 8/11/2018). Total produksi minyak sawit RI tahun 2018 mencapai 42 juta ton (Fransiska Nango, 2/11/2018). Di Jakarta, perusahan Korea Selatan, seperti Parkland, LS Cable & System Asia Ltd, Sae-A Trading, Taekwang Industrial Co Ltd, World Power Tech and InterVet, Hyundai Engineering & Construction Co Ltd, Doosan Heavy Industries & Construction Co Ltd, Midland Power Co Ltd, POSCO Engineering & Construction Co Ltd and Hyundai Engineering Co Ltd, membuat 15 MoU dan 6 komitmen investasi di Negara RI (Reuters, 11/9/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita