• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Penambangan & Infrastruktur Makin Ancam Hutan Tropis

Selama 2 (dua) dekade terakhir, hutan-hutan tropis di Amazon (Brazil), Negara RI, dan Mesoamerica, Peru, Guatemala, Honduras, dan Nikaragua makin terancam akibat penambangan, ekstraksi gas dan minyak serta proyek-proyek infrastruktur masifnya seperti roads, railways, port facilities, dan waterways. Begitu hasil studi tim ahli yang dirilis oleh Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) (PAS3/12/2018).

Proyek-proyek infrastruktur dibangun untuk mengakses  cadangan gas alam, batu bara, minyak, mineral dan sumber daya alam lainnya ke zona-zona hutan tropis (PNAS, “Resource Extraction and Infrastructure Threaten Forest Cover and Community Rights”, 3/12/2018). Riset itu dipimpin oleh Anthony Bebbington (National Academy of Sciences).

Ahli lainnya ialah Denise Humphreys Bebbington, associate professor bidang riset pada International Development, Community and Environment Department (Clark University), Laura Aileen Sauls, kandidat doktor pada Graduate School of Geography, associate professor John Rogan, dan Kimberly Johnson, S2  sains informasi geografis dan analis pemetaan data pada Institute for Health Metrics and Evaluation, Seattle, Amerika Serikat. Tim riset ini bekerjasama dengan kalangan LSM dan akademisi di Negara RI, Brazil, Peru, Belanda, El Salvador, dan Australia (Clark University, 3/12/2018).

Riset para ahli itu menyebutkan ancaman terhadap hutan-hutan tropis akibat penambangan batu bara dan proyek infrastrukturnya di Sumatera dan Kalimantan; penambangan biji besi, charcoal, dan pig iron di Brazil; dan penambangan emas di Madre de Dios (Peru), dan penambangan di Nikaragua (Science Daily, 3/12/2018).

Hasil riset itu antara lain merilis rekomendasi : “This rich body of work on deforestation and associated policy recommendations focuses far more on agriculture and forestry than on resource extraction or associated large-scale infrastructure...What happens to the forests of Amazonia, Indonesia, and Mesoamerica over the next two decades will depend on which claims over these forests prevail in these contestations over land use." (PAS, 3/12/2018).

Oleh: Servas Pandur

Penerbit


Ekonomi RI & Potensi Resesi AS

Akhir 2018, Pemerintah RI siap menanda tangan kesepakatan investasi dan perdagangan bebas dengan Swiss, Liechtenstein, Norwegia dan Iceland (negara EFTA). Total nilai perdagangan RI-EFTA tahun 217 mencapai 2,4 miliar dollar AS dengan surplus sekitar 212 juta dollar AS. (Bernadette Christina Munthe/Reuters, 24/11/2018). Berikutnya, awal November 2018, Pemerintah RI berupaya menyepakati ekspor senilai 1,5 miliar dollar AS CPO per tahun ke Pakistan (Reuters, 8/11/2018). Total produksi minyak sawit RI tahun 2018 mencapai 42 juta ton (Fransiska Nango, 2/11/2018). Di Jakarta, perusahan Korea Selatan, seperti Parkland, LS Cable & System Asia Ltd, Sae-A Trading, Taekwang Industrial Co Ltd, World Power Tech and InterVet, Hyundai Engineering & Construction Co Ltd, Doosan Heavy Industries & Construction Co Ltd, Midland Power Co Ltd, POSCO Engineering & Construction Co Ltd and Hyundai Engineering Co Ltd, membuat 15 MoU dan 6 komitmen investasi di Negara RI (Reuters, 11/9/2018). ... Baca selanjutnya

img

Jurnal

Berita