• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Artificial Intelligence (AI) Pendengaran Manusia

Sejumlah peneliti di Peter the Great Saint Petersburg Polytechnic University (Rusia) membuat simulasi proses sensor sandi bunyi atau suara melalui model periferi pendengaran mamalia. Hasilnya, peluang penciptaan satu sistem digital pemrosesan pidato atau percakapan dalam lingkungan bunyi nyata—misalnya beberapa orang bercakap-cakap secara bersamaan (Techheading, 20/12/2018).

Begitu hasil riset peneliti pada Peter the Great St. Petersburg Polytechnic University (SpbPU) yang melibatkan 5-100 partisipan. Hasil riset ini telah dirilis oleh Neuroinformatics edisi Oktober 2018 (Anton Yakovenko, Eugene Sidorenko, Galina Malykhina, “Semi-supervised Classifying of Modelled Auditory Nerve Patterns for Vowel Stimuli with Additive Noise,”  Neuroinformatics, 2018, pp. 234-240).

“The main goal is to give the machine human-like hearing, to achieve the corresponding level of machine perception of acoustic signals in the real-life environment. The algorithms for processing and analysing big data implemented within the research framework are universal and can be implemented to solve the tasks that are not related to acoustic signal processin,” papar Dr. Anton Yakovenko, ketua tim riset itu (Peter the Great Saint-Petersburg Polytechnic University, 19/12/2018).

Sistem syaraf manusia memproses informasi berupa respons syaraf. Sistem syaraf periferal melibatkan syaraf analisa visual dan pendengaran agar terbentuk persepsi tentang lingkungan luar dan mengakui suara pembicara di lingkungan sangat ramai. Peneliti SpbPU mengembangkan metode pengenalan sinyal akustik berbasis sandi periferal.

Dengan metode algoritma, peneliti mereproduksi proses sistem syaraf dan informasi serta memadukannya ke modul penentuan tipe sinyal yang masuk. Metode ini dapat menghasikan generasi baru neuro-komputer interaksi manusia-mesin, misalnya bedah pemulihan pendengaran, pemilahan sumber suara, mesin pemrosesan percakapan, dan lain-lain. Riset ini didanai oleh Russian Foundation for Basic Research (R&D Magazine, 19/12/2018). 

Oleh: Servas Pandur

Penerbit


ECO-DEMOKRASI

Demokrasi yang terpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dapat mengelola alam-alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa secara arif untuk kesejahteraan Rakyat dan sehat lestarinya ekosistem Negara, kecerdasan Bangsa, perlindungan segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah dan ketertiban dunia berdasarkan keadilan, kemerdekaan, dan perdamaian. Rakyat tidak hanya berpartisipasi dalam Pemilu, tetapi juga berpartisipasi dalam antisipasi krisis dan tantangan masa datang. Dalam hal ini, upaya-upaya membangun Negara adalah setiap keputusan dan program kerja yang berkaitan dengan sesuatu yang benyawa yakni Rakyat, bumi, air, dan kekayaan alam. Maka sehat atau tidaknya suatu praktek demokrasi dapat diukur dari jejak-ekologisnya (ecological footprint) pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. ... Baca selanjutnya

img

Jurnal IPTEK

Berita