• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Komunikasi Quantum Satelit dan Stasiun Bumi

Kini terbuka peluang komunikasi quantum antara satelit navigasi global orbit tinggi dan stasiun di bumi. Begitu hasil riset satelit dari Dr Giuseppe Vallone, Profesor Paolo Villoresi dan Dr. Giuseppe Bianco asal University of Padova (Italia), yang dirilis oleh Quantum Science and Technology edisi Desember 2018 (Science Daily, 19/12/2018).

Hasil uji-coba tim ahli itu menunjukkan pertukaran level satu photon tunggal sejauh 20.000 km yang sangat penting bagi sains dan aplikasinya, dan  membuktikan komunikasi quantum aman. Hasilnya, komunikasi quantum dapat digunakan skala global melalui Global Navigation Satellite System (GNSS) (Luca Calderaro et al, “Towards quantum communication from global navigation satellite system”, Quantum Science and Technology (2018).

“The core of these systems is to safely transmit information and data from orbiting satellites to ground stations on Earth. Protection of these channels from a malicious adversary is therefore crucial for both military and civilian operations. Space quantum communications (QC) represent a promising way to guarantee unconditional security for satellite-to-ground and inter-satellite optical links, by using quantum information protocols as quantum key distribution (QKD,” ungkap Dr. Giuseppe Vallone (The IET, 19/12/2018).

Teknologi satelit digunakan di sektor sipil, ilmiah, dan militer seperti komunikasi, navigasi dan waktu, indera jarak jauh, meteorologi, resonanse, riset dan penyelamatan, eksplorasi dan astronomi. “Our experiment used the passive retro-reflectors mounted on the satellites. By estimating the actual losses of the channel, we can evaluate the characteristics of both a dedicated quantum payload and a receiving ground station,” ungkap Profesor Paolo Villoresi.

Profesor Paolo Villoresi menambahkan novelti riset timnya. “Our results prove the feasibility of QC from GNSS in terms of achievable signal-to-noise ratio and detection rate. Our work extends the limit of long-distance free-space single-photon exchange. The longest channel length previously demonstrated was around 7,000 km, in an experiment using a Medium-Earth-Orbit (MEO) satellite that we reported in 2016.” (IOP Publishing, 19/12/2018). 

Oleh: Servas Pandur

Penerbit


ECO-DEMOKRASI

Demokrasi yang terpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dapat mengelola alam-alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa secara arif untuk kesejahteraan Rakyat dan sehat lestarinya ekosistem Negara, kecerdasan Bangsa, perlindungan segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah dan ketertiban dunia berdasarkan keadilan, kemerdekaan, dan perdamaian. Rakyat tidak hanya berpartisipasi dalam Pemilu, tetapi juga berpartisipasi dalam antisipasi krisis dan tantangan masa datang. Dalam hal ini, upaya-upaya membangun Negara adalah setiap keputusan dan program kerja yang berkaitan dengan sesuatu yang benyawa yakni Rakyat, bumi, air, dan kekayaan alam. Maka sehat atau tidaknya suatu praktek demokrasi dapat diukur dari jejak-ekologisnya (ecological footprint) pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. ... Baca selanjutnya

img

Jurnal IPTEK

Berita