• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Gerakan ‘Dark Matter’ Di Alam Semesta

Dark matter – ‘materi gelap’ atau bentuk hipotetik zat atau materi yang memiliki massa dan volume--dapat memanas dan bergerak akibat pembentukan bintang-bintang dalam galaksi-galaksi. Begitu hasil observasi astrofisikawan pada University of Surrey di Inggris, Carnegie Mellon University di Amerika Serikat dan ETH Zürich di Swiss, yang dirilis oleh Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (“Dark matter heats up in dwarf galaxies”, J.I. Read, M.G. Walker, P. Steger, Monthly Notices of the Royal Astronomical Society (2019)).

Tim ahli itu meneliti efek-efek gravitasi dark-matter—pembentuk sebagian besar massa alam semesta—pada pusat-pusat 16 galaksi kecil; dark-matter tidak berinteraksi dengan cahaya. Ketika bintang-bintang terbentuk, angin dapat mendorong gas dan debu dari pusat suatu galaksi. Akibatnya, pusat galaksi kurang memiliki massa;  Dengan berkurang atraksi gravitasi, dark matter mendapat energi dan menjauhi pusat galaksinya (dark matter heating). Hasilnya, galaksi-galaksi yang sudah lama tidak membentuk bintang-bintang, memiliki kepadatan-kepadatan dark-matter daripada galaksi-galaksi yang masih membentuk bintang-bintang sampai saat ini  (Royal Astronomical Society, 3/1/2019).

"We found a truly remarkable relationship between the amount of dark matter at the centres of these tiny dwarfs, and the amount of star formation they have experienced over their lives. The dark matter at the centres of the star-forming dwarfs appears to have been 'heated up' and pushed out,” Professor Justin Read dari Head of the Department of Physics pada University of Surrey, penulis utama karya ilmiah ini (University of Surrey, 3/1/2019).

Hasil riset itu juga menyingkap dark-matter. “This study may be the "smoking gun" evidence that takes us a step closer to understanding what dark matter is. Our finding that it can be heated up and moved around helps to motivate searches for a dark matter particle,” ungkap Professor Matthew Walker dari Carnegie Mellon University, co-author karya ilmiah ini (Royal Astronomical Society, 3/1/2019).

Oleh: Servas Pandur