• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Perubahan Komposisi Lagu Ikan Paus Jantan Bungkuk

Nyanyian ikan paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) mengambil ilham musik dari jarak jauh dan menggabungkan frasa-frasa dan tema-tema baru ke dalam lagu terbarunya. Begitu hasil riset Melinda L. Rekdahl, Carissa D. King, Tim Collins, dan Howard Rosenbaum dari WCS (Wildlife Conservation Society), Ellen C. Dari Garland dari University of St. Andrews, Gabriella A. Carvajal dari WCS dan Stony Brook University, dan Yvette Razafindrakoto dari COSAP dan Madagascar National Parks (Wildlife Conservation Society, 8/1/2019).

Dengan metode statistik, tim ahli itu mengkaji komposisi nyanyian paus bungkuk dari rekaman transkrip 1.500 lagunya tahun 2001-2005 di Pantai Gabon dan Madagaskar (Afrika). Hasilnya dirilis oleh Royal Society Open Science (Melinda L. Rekdahl, et al, “Culturally transmitted song exchange between humpback whales (Megaptera novaeangliae) in the southeast Atlantic and southwest Indian Ocean basins,” Royal Society Open Science, 2018).

Dua populasi ikan paus bungkuk jantan pada kedua zona itu menyanyikan jenis lagu serupa, tapi berbeda-beda dari tahun ke tahun. Komposisi lagunya seperti rintihan, tangisan, dan vokalisasi sebagai unit lagu dan frasa yang diulang berjam-jam atau berhari-hari. “Studies such as this one are an important means of understanding connectivity between different whale populations and how they move between different seascapes,” papar Dr. Howard Rosenbaum, Direktur Ocean Giants Program (WCS) (Science Daily, 8/1/2019).

Spesies mamalia (dewasa panjang 12-16 meter dan berat 36 ribu kg)  ini sering akrobat di permukaan air dan paus bungkuk jantan bernyanyi selama 10-20 menit serta dilindungi dari perburuan komersial sejak 1960-an.  “In some populations in the Southern Hemisphere song sharing appears to be more complex, with little song similarity within years but entire songs can spread to neighboring populations leading to song similarity across years. Our study shows that this is not always the case in Southern Hemisphere populations, with similarities between both ocean basin songs occurring within years to different degrees over a 5-year period,” ungkap Dr. Melinda Rekdahl, ahli konservasi kelautan pada Ocean Giant Program WCS, ketua karya ilmiah ini (Wildlife Conservation Society, 8/1/2019).

Oleh: Servas Pandur