• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Lindung Nilai Jasa Ekosistem Hutan Bakau

Bakau (mangrove) menyediakan jasa-jasa ekosistem vital bagi masyarakat sekitarnya, menyediakan pangan, perlindungan pantai dari cuaca-cuaca ekstrim, mendukung perikanan dan fasilitas gudang karbon alamiah. Mangrove menyerap sedimen dan polutan dan membantu mitigasi dampak gelombang badai dan tsunami pada masyarakat-masyarakat pesisir pantai (Zoological Society of London, 18/1/2019).

Karena itu, pemerintah harus membuat program-program perlindungan petak-petak bakau atau hutan-hutan bakau di berbagai negara. Begitu saran para ahli Zoological Society of London (ZSL), lembaga konservasi nirlaba internasional dan tuan rumah IUCN (International Union for Conservation of Nature) SSC Mangrove Specialist Group yang dirilis oleh Science edisi 18 Januari 2019 (David J. Curnick, Nathalie Pettorelli, A. Aldrie Amir, Thorsten Balke, Edward B. Barbier, Stephen Crooks, Farid Dahdouh-Guebas, Clare Duncan, Charlie Endsor, Daniel A. Friess, Alfredo Quarto, Martin Zimmer, Shing Yip Lee, “The value of small mangrove patches,” Science, 2019).

“We need governments to move away from policy decisions that prioritise large areas and short-term local political gains, and instead adopt a more well-rounded long-term vision, ensuring the value of smaller mangrove patches are appreciated and safeguarded,” papar Dr. David J. Curnick, peneliti pasca-doktoral pada Institute of Zoology (ZSL) dan anggota IUCN SSC Mangrove Specialist Group, yang beranggotakan ilmuwan Afrika, Australia, Asia, Eropa dan Amerika untuk mendukung riset dan konservasi bakau (Science Daily, 18/1/2019).

Sejak 1980-an, sekitar 35% bakau raib atau punah di seluruh dunia karena pembangunan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, atau aquakultur. Misalnya, hutan bakau di Asia Tenggara, khususnya Filipina, punah akibat pembangunan aquakultur. “All too often mangroves are regarded as irrelevant swamps or wastelands - yet they're incredibly important ecosystems. Globally, yes, mangrove conservation is being looked at, but it's these smaller patches of mangroves in remote areas that need greater recognition,” ungkap Dr. David J. Curnick (Zoological Society of London, 18/1/2019).

Oleh: Servas Pandur