• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Kelangkaan Air Hambat Pertumbuhan Hutan

Kelangkaan air akibat iklim panas (climate warms) membatasi pertumbuhan pohon-pohon di seluruh dunia akhir-akhir ini, khususnya di kutub utara dan zona-zona tinggi dari permukaan laut—suhu-suhu sangat dingin membatasi pertumbuhan pohon-pohon selama ini. Begitu hasil riset Flurin Babst dan David Frank dari University of Arizona (UA) di Amerika Serikat; Olivier Bouriaud dari Strada Universit?t di Suceava, Romania; Benjamin Poulter dari NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Maryland; dan Martin P. Girardin dari Natural Resources Canada di Quebec dan Université du Québec à Montréal, Kanada, yang dirilis oleh jurnal Science Advances edisi Januari 2019 (Flurin Babst et al, “Twentieth century redistribution in climatic drivers of global tree growth,” Science Advances, January 16, 2019).

“Our study shows that across the vast majority of the land surface, trees are becoming more limited by water. This is the first time that anybody has projected the tree growth responses to climate at a near-global scale. Satellites only see the leaves--they don't see the wood where the carbon is stored. We wanted to provide a wood perspective,” papar Flurin Babst, penulis utama karya ilmiah ini, yang melaksanakan riset di Laboratory of Tree-Ring Research, University of Arizona, dan Swiss Federal Research Institute WSL di Zurich, Swiss (University of Arizona, 16/1/2019).

Tim ahli itu membandingkan pertumbuhan simpul-simpul mata-rantai pohon-pohon (rings of trees) tahun 1930-1960 dan 1960-1990. Jika air banyak, pertumbuhan simpul mata-rantainya lebih luas. Sebaliknya, ketika air langka, pertumbuhan simpul mata-rantai pohon berkurang. Pengukuran lebar cincin diambil dari 2.700 lokasi seluruh dunia, kecuali Antartika.

Tim ahli juga mengkaji pengaruh perubahan-perubahan iklim selama abad 20 terhadap perubahan mata-rantai pertumbuhan pohon di seluruh dunia. Rata-rata kenaikan suhu tahun 1960-1990 berkisar 0,5 derajat C dan penyusutan lahan pohon hutan berkisar 8,7 km2 atau seluas negara Brazil.  “We saw areas where, in the earlier part of the 20th century, temperature limited growth. But now we are seeing shifts towards moisture-drought limitation,” ungkap Profesor David Frank, co-author dari UA (Science Daily, 16/1/2019).

Oleh: Servas Pandur