• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Risiko Rahasia Pribadi Dalam Media Sosial

Rahasia pribadi (privasi) seperti data diri, pilihan pola hidup, tutur-kata, sikap dan lain,  berisiko dalam media sosial seperti Facebook dan Twitter; meskipun seorang sama sekali tidak memiliki account. Karena data diri, tutur-kata, sikap, dan tindakan seseorang dapat diprediksi dari posting rekannya di media sosial. Sehingga bukan hanya Anda, tapi rekan-rekan Anda juga dapat mengontrol data diri, profil, atau rahasia pribadi Anda melalui media sosial.

Begitu hasil riset Profesor James P. Bagrow, Xipei Liu, dan Lewis Mitchell dari University of Vermont dan University of Adelaide yang dirilis oleh jurnal Nature Human Behavior edisi 21 Januari 2019 (James P. Bagrow, Xipei Liu, Lewis Mitchell, “Information flow reveals prediction limits in online social activity,” Nature Human Behaviour, 2019).

Tim ahli itu menganalisis sekitar 30 juta posting dari 13.905 pengguna Twitter. Hasilnya, berdasarkan informasi dalam pesan Twitter dari 8 atau 9 kontak seseorang, tweet mereka dapat diprediksi seakurat mereka melihat langsung pada feed Twitter orang tersebut. Sehingga tidak ada ruang menyembunyikan privasi dalam media-sosial.  “There's no place to hide in a social network,” ungkap Lewis Mitchell,  co-author studi ini dan peneliti pasca-doktoral di University of Vermont dan dosen senior matematika terapan di University of Adelaide, Australia (University of Vermont, 21/1/2019).

Akhir-akhir ini di berbagai negara, media sosial seperti Facebook dan Twitter, semakin berpengaruh dalam proses pemilihan umum, aksi protes dan oposisi, bahkan bangkit dan redupnya sejumlah brand-brand komersial. Karena pemilik account dalam media sosial, menyingkap sangat banyak data pribadi dirinya dan rekan-rekannya.

Tim ahli itu membuat model matematis guna memperkirakan titik-batas informasi jaringan media sosial dapat menyingkap data diri atau rahasia pribadi seseorang—pemilik atau bukan pemilik account. Kesimpulannya, rekan Anda dapat mengontrol data diri Anda melalui media sosial. “You alone don't control your privacy on social media platforms. Your friends have a say too,” ungkap Profesor Jim Bagrow, ketua tim peneliti itu (Science Daily, 21/1/2019).

Oleh: Servas Pandur