• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Artificial Intelligence (AI) Rekayasa Properti Material

Sistem artificial intelligence (neural-network-algorithm) dapat mengubah bahan (material) properti optik, listrik, dan thermal. Penggunaan sedikit tegangan (strain engineering) ke bahan semikonduktor atau kristal lainnya mengubah struktur tata-atom listrik, transmisi cahaya atau pemanasan. AI dapat memperkirakan dan mengontrol perubahannya yang membuka peluang riset cepis-cepis teknologi canggih (Massachusetts Institute of Technology/MIT, 11/2/2019).

Begitu hasil riset Ju Li,  Ming Dao (ilmuwan Principal Research MIT), Zhe Shi (mahasiswa MIT, Evgeni Tsymbalov dan Alexander Shapeev (Skolkovo Institute of Science and Technology di Russia), dan Subra Suresh (Vannevar Bush Professor Emeritus, mantan dekan pada MIT, dan saat ini Presiden  Nanyang Technological University di Singapura) yang dirilis oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences edisi awal 2019.

“Strain is something you can turn on and off dynamically. It quickly grows to 100 million calculations if we want to map out the entire elastic strain space. It quickly grows to 100 million calculations if we want to map out the entire elastic strain space. Now we have this very high-accuracy method that drastically reduces the complexity of the calculations needed," ungkap Ju Li (MIT News, 11/2/2019).

Bahkan sekitar 1% tegangan elastik level tertentu yang terpatri ke dalam beberapa chip prosesor silikon, dapat mengubah struktur atom dan meningkatkan kecepatan cepisnya hingga 50%, yang memungkinkan elektron-elektron bergerak lebih cepat melalui bahannya.  Hasil riset sebelumnya dari Suresh, Dao, dan Yang Lu, mantan post-doctor pada MIT dan kini mengajar di City University, Hong Kong, menemukan bahwa berlian – bahan terkuat dan terkeras dari alam--dapat diregang hingga 9% dalam bentuk jarum-jarum ukuran nanometer.

“This work is an illustration of how recent advances in seemingly distant fields such as material physics, artificial intelligence, computing, and machine learning can be brought together to advance scientific knowledge that has strong implications for industry application,” ungkap Subra Suresh (MIT News, 11/2/2019). 

Oleh: Servas Pandur