• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Ruang-Hijau Kota Dukung Harmoni & Kesehatan Warga

Desain ruang-ruang hijau yang sederhana, murah dan ramah-lingkungan di kota-kota dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan (well-being) dan hubungan baik (harmoni) antara warganya. Begitu hasil studi kasus dari Hanna R. Negami et al (2019), peneliti pada Urban Realities Lab, University of Waterloo, di Ontario, Kanada, yang dirilis oleh jurnal Cities & Health, 2019 (Hanna R. Negami, Robin Mazumder, Mitchell Reardon, Colin G. Ellard, “Field analysis of psychological effects of urban design: a case study in Vancouver,” Cities & Health, 2019).

“The urban design interventions we studied are relatively simple and low-cost, but show great potential to improve individuals' emotional and social lives. Something as simple as adding greenery to a concrete lane or painting a rainbow crosswalk could help to enrich urban public spaces,” ungkap Hanna Negami, lead-author dan kandidat doktor ilmu syaraf pada University of Waterloo (University of Waterloo, 7/3/2019).

Hasil riset Hanna R. Negami et al (2019) menemukan bahwa desain ruang-ruang hijau dan warna-warni dari masyarakat kota berhubungan dengan tingkat kebahagiaan tinggi, kepercayaan lebih besar dari orang-orang asing dan tata-kelola lingkungan lebih baik. Peserta riset Hanna R. Negami et al (2019) melakukan tur-tur perjalanan pada West End, Vancouver, dan mengisi kuesioner melalui aplikasi telpon genggam (smartphone) pada 6 perhentian, termasuk satu lorong hijau dan beton, penyeberangan (satu pelangi dicat, satu zebra standar), dan sepasang ruang-hijau (satu taman tak berpenghuni atau berpenduduk dan satu ruang-hijau terawat). Ruang-hijau itu dapat meningkatkan hubungan baik warganya dan mengurangi isolasi masyarakat (Science Daily, 7/3/2019).

“We know that the design of a city has direct, measurable, psychological impact on its citizens. We've been able to show how such impact can be measured and what it can tell us about good, psychologically sustainable design,” papar Profesor Colin Ellard, ahli psikologi lingkungan dan direktur Urban Realities Lab pada University of Waterloo (University of Waterloo, 7/3/2019).

Ahli dan peneliti pada Urban Realities Laboratory mempelajari dan mengkaji dampak atau pengaruh desain kota terhadap psikologi manusia melalui beragam metode seperti studi-studi lapangan tentang perilaku warga kota dan pengaturan arsitektur penggunaan realitas virtual untuk menguji perkiraan-perkiraan tentang perilaku warga kota dalam suatu simulasi. Sasarannya ialah mendukung teori psikologi lingkungan dan menemukan atau mengembangkan solusi terhadap isu dan masalah khusus psikologi-lingkungan (Waterloo Social Directory, Urban Realities Laboratory/ Department of Psychology/University of Waterloo, 2019).

Riset lapangan dari Hanna R. Negami et al (2019) merupakan studi kasus tentang dampak-dampak psikologis dari desain kota terhadap psikologi warganya di West End, Vancouver, Kanada. Studi kasus ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Happy City, perusahan konsultan arsitektur dan perencanaan, desain di kota Vancouver (Kanada) dan co-author kandidat doktor psikologi Robin Mazumder, Profesor Colin Ellard dari University of Waterloo, dan urbanis Mitchell Reardon (University of Waterloo, 7/3/2019).

Oleh: Servas Pandur