• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Konsumsi Mikroplastik Orang Amerika Saat ini

Sejak produksi massal plastik dimulai tahun 1940-an, polimer-polimer serba guna menyebar dengan cepat di seluruh dunia. Tim peneliti pada jurnal Environmental Science & Technology (2019) dari American Chemical Society (ACS) memperkirakan bahwa rata-rata orang Amerika Serikat mengkonsumsi lebih dari 70.000 partikel mikroplastik per tahun; sejauh ini, dampak konsumsi partikel-partikel mikroplastik terhadap kesehatan manusia, masih belum jelas (American Chemical Society, 5/6/2019).

Mikroplastik adalah potongan kecil (sering mikroskopis) plastik dari berbagai sumber, seperti degradasi produk-produk plastik lebih besar di lingkungan, atau tumpahan partikel-partikel dari wadah makanan dan air selama pengemasan produk atau barang. Bahkan tanpa sengaja, manusia dapat mengambil bahan partikel mikro-plastik saat makan makanan atau menghirup udara yang mengandung mikroplastik.

Risiko kesehatan akibat mengkonsumsi partikel-partikel mikroplastik belum diketahui secara pasti dan jelas; namun beberapa bagian cukup kecil partikel mikroplastik masuk ke jaringan tubuh manusia, dapat memicu reaksi-reaksi kekebalan atau melepaskan zat-zat beracun.

Kieran D. Cox dan koleganya dari ACS Environmental Science & Technology (2019) meneliti jumlah konsumsi mikroplastik oleh manusia saat ini. Proyek riset ini didanai oleh Natural Sciences and Engineering Research Council of Canada dan Liber Ero Foundation di Vancouver, Kanada (American Chemical Society, 5/6/2019).

Kieran D. Cox dan koleganya mengkaji meninjau 26 studi ilmiah sebelumnya yang menganalisis jumlah partikel mikroplastik pada ikan, kerang, gula tambahan, garam, alkohol, keran atau air botolan, dan udara. Makanan lain tidak dimasukkan dalam analisis karena datanya kurang. Tim peneliti kemudian menilai kira-kira berapa banyak dari makanan yang dikonsumsi pria, wanita, dan anak-anak ini dari asupan makanan yang direkomendasikan dalam Pedoman Diet 2015-2020 untuk orang Amerika Serikat (Kieran D. Cox, et al, 2019).

Dari hasil analisis tim peneliti itu, perkiraan konsumsi mikroplastik berkisar antara 74.000 hingga 121.000 partikel per tahun, tergantung  usia dan jenis kelamin. Orang yang hanya minum air botol dapat mengonsumsi 90.000 mikroplastik tiap tahun dibandingkan dengan mereka yang hanya minum air ledeng. Karena para peneliti menganggap hanya 15% dari asupan kalori orang-orang Amerika, perkiraan-perkiraan ini mungkin terlalu rendah. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui dampak atau risiko kesehatan manusia, jika ada, akibat partikel mikroplastik yang tertelan (Kieran D. Cox, et al, 2019).

Hasil kajian itu dirilis oleh jurnal Environmental Science & Technology (2019) edisi online 5 Juni 2019 (Kieran D. Cox, Garth A. Covernton, Hailey L. Davies, John F. Dower, Francis Juanes & Sarah E. Dudas, “Human Consumption of Microplastics”, Environmental Science & Technology, June 5, 2019).  Selama ini ACS menyediakan akses infomasi dan penelitian kimia melalui berbagai database, jurnal ilmiah, dan konferensi ilmiah. ACS tidak melakukan penelitian, tetapi menerbitkan dan mempublikasikan studi ilmiah peer-review. Kantor utamanya berada di Washington, D.C., dan Columbus, Ohio di Amerika Serikat.

Oleh: Servas Pandur