• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Dengar Musik Kurangi Nyeri Dan Gejala Lain Pasien Kanker Payudara

Mendengar musik-rumah (home-based music intervention /HBMI) dapat mengurangi nyeri dan gejala-gejala lain pasien kanker payudara. Begitu hasil studi Kuei-Ru Chou, PhD, RN, dan koleganya asal Taipei Medical University di  Taiwan. Kuei-Ru Chou, PhD, RN, dan koleganya meneliti 60 partisipan yang mendengar musik-rumah (HBMI) selama 30 menit sebanyak 5 kali per pekan di Taiwan. Hasilnya, setelah 6,12, dan 24 pekan, terapi musik mengurangi gejala (symptom) keparahan gejala (severity), intensitas nyeri, dan kelelahan umum (fatique) (Feng-Chi Hsieh MD et al, 2019).

“Using music can support patients' physical and psychological well-being,” ungkap penulis senior (senior author) Kuei-Ru Chou, PhD, RN asal Taipei Medical University, di Taiwan. Karena itu, tim peneliti itu menganjurkan pasien kanker mendengar musik-rumah guna mengurangi pikiran-pikiran negatif berkenaan dengan kanker (Wiley, 5/6/2019).

Hasil riset tim ahli itu dirilis oleh jurnal European Journal of Cancer Care edisi 5 Juni 2019 (Feng-Chi Hsieh MD et al, “Effect of home-based music intervention versus ambient music on breast cancer survivors in the community: A feasibility study in Taiwan”, European Journal of Cancer Care,  5/6/2019). Penelitian, penulisan dan studi ilmiah itu melibatkan sejumlah ahli yaitu  Feng-Chi Hsieh MD; Nae-Fang Miao PhD, RN; Ing-Jy Tseng MS,RN; Huei-Ling Chiu PhD, RN; Ching-Chiu Kao MS, RN; Doresses Liu PhD,RN; Ruey Chen PhD, RN; Hsiu-Fen Tsai PhD, RN; Kuei-Ru Chou PhD, RN; asal Taipei Medical University di Taiwan.

Tim peneliti itu meneliti pengaruh musik (home-based music intervention /HBMI) pada tingkat keparahan gejala, intensitas rasa sakit dan kelelahan  pasien kanker payudara. Dalam uji coba terkontrol acak ini, pasien kanker payudara acak dimasukkan ke dalam HBMI atau kelompok kontrol. Kelompok HBMI diberikan HBMI selama 24 minggu dalam lima sesi 30 menit per pekan. Hasil primer adalah keparahan gejala; hasil sekunder adalah rasa sakit dan kelelahan (Feng-Chi Hsieh MD et al, 2019).

Persamaan perkiraan umum membandingkan efek setelah 6, 12 dan 24 minggu intervensi musik antara kedua kelompok. Sebanyak 60 pasien direkrut. Setelah 6, 12 dan 24 minggu, HBMI secara signifikan mengurangi keparahan gejala, intensitas nyeri, kelelahan keseluruhan, kelelahan umum, kelelahan emosional dan kekuatan (p <0,05) pasien. Selain itu, HBMI cukup mengurangi kelelahan fisik setelah 6 pekan (p = 0,003) dan 12 pekan (p = 0,013) dan kelelahan mental setelah 6 pekan (p = 0,001). Setelah 6, 12 dan 24 pekan, HBMI mengurangi keparahan gejala, intensitas nyeri dan kelelahan pasien. HBMI juga instan mengurangi kelelahan fisik dan mental pasien (Feng-Chi Hsieh MD  et al, 2019).

 

 

Oleh: Servas Pandur