• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Cara Baru Produksi Metana Hidrat

Abdolreza Farhadian dan koleganya (2019) asal Kazan Federal University di Rusia menemukan cara akselerasi produksi metana hidrat (methane hydrate) dengan mencampur gas alam (natural gas) dan air dalam tekanan tinggi dan suhu rendah. Penemuan ini menjadi solusi terhadap pemborosan gas alam dan minyak bumi (associated petroleum gas)—gas bumi yang diproduksi bersamaan dengan minyak bumi--miliar meter kubik selama ini di banyak negara. Karena teknologi gas alam cair (liquified gas) tidak selalu menjadi solusi, sebab hanya berguna untuk volume skala besar.

Jadi, pembentukan hidrat dan penyimpanan methane tanpa busa (foam-free) merupakan solusi masalah tersebut. Karena cara baru itu ramah lingkungan dan murah menyimpan dan mentransportasi hidrat; sehingga menjadi pilihan teknologi hidrat masa depan untuk penyimpanan dan pengangkutan associated gas dan gas alam (Abdolreza Farhadian, et al, 2019).

Penelitian ini dilakukan bersama dengan ENSTA ParisTech dari Perancis, yang memiliki simulator transportasi gas. Hasil riset dan penemuan itu dirilis oleh jurnal Industrial & Engineering Chemistry Research edisi 15 April 2019 (Abdolreza Farhadian, Mikhail A. Varfolomeev, Zeinab Abdelhay, Dmitrii Emelianov, Antoine Delaunay, and Didier Dalmazzone, “Accelerated Methane Hydrate Formation by Ethylene Diamine Tetraacetamide As an Efficient Promoter for Methane Storage without Foam Formation Industrial & Engineering Chemistry Research 2019 58 (19)).

“The advantage of this way is that it's more environmentally friendly than liquefied gas and also safer because a mix with water is less explosive. Moreover, it's cheaper to store and transport this hydrate. Previously, hydrate technology was rather time-consuming. Our researchers synthesized ethylene diamine tetraacetamide (EDTAM), which helps speed up hydrate formation. This is the basis for future hydrate technology of storage and transportation of associated gas and natural gas,” Mikhail Varfolomeev, Kepala Rheological and Thermochemical Research Lab (Leisan Zinnatullina/ Yury Nurmeev,  Kazan Federal University, 2019).

Pengurangan periode induksi pembentukan hidrat dan peningkatan pertumbuhan hidrat gas merupakan parameter penting penerapan teknik hidrat gas penyimpanan methane. Dalam karya ilmiah tim ahli itu, ethylene diamine tetraacetamide (EDTAM) dikembangkan sebagai penggerak baru menyimpan methane. Pengaruh EDTAM terhadap parameter pembentukan hidrat methane dievaluasi dengan kalorimeter pemindaian diferensial mikro tekanan tinggi (HP-DSC) dan sel otoklaf tekanan tinggi 2 ° C dan 8,0 MPa sebagai kondisi statis dan dinamis (Abdolreza Farhadian, et al, 2019).

Hasil eksperimen itu menunjukkan bahwa suhu awal pembentukan methane hidrat meningkat dari -14 ° C dalam sistem air murni menjadi -3 ° C dengan menambahkan 0,5% berat EDTAM. Konversi rata-rata air menjadi hidrat dikalikan dengan faktor 20,0 (dari 3,2% berat dalam air murni menjadi 64,0% berat dalam larutan EDTAM) karena adanya 0,5% berat EDTAM (Abdolreza Farhadian, et al, 2019).

Selain itu, EDTAM mengurangi waktu induksi pembentukan methane hidrat dengan faktor 4 dibandingkan dengan air murni dalam kondisi statis (percobaan DSC) dan dinamis (percobaan otoklaf/autoclave experiments). Juga, EDTAM meningkatkan jumlah konsumsi mol methane  (mole of methane), terutama selama tahap pertama pembentukan hidrat. Tidak seperti surfaktan, penambahan EDTAM tidak membentuk sejumlah besar busa dalam proses pembentukan atau disosiasi hidrat. Kesimpulannya, EDTAM adalah promotor efisien dan prospektif pembentukan methane hidrat (Abdolreza Farhadian, et al, 2019). 

Oleh: Servas Pandur