• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Mikroorganisme Baru Biomassa Ganggang Untuk Bahan Bakar Alternatif

Profesor Gyoo Yeol Jung dan koleganya asal Pohang University of Science & Technology (POSTECH) dan Profesor Sang Woo Seo dan koleganya asal Seoul National University di Korea Selatan, berhasil mengembangkan mikroorganisme baru, Vibrio sp. dgh. Mikrooganisme baru ini cepat memetabolisme asam alginat dalam ganggang. Optimalisasi rekayasa genetika untuk mikroorganisme baru ini, berdasarkan analisis omics (Hyun Gyu Lim et al, 2019).

“The microorganism that we found, Vibrio sp. dhg can rapidly metabolize algae-derived carbon sources. So, it can be utilized in producing eco-friendly value-added chemicals. Also, it can convert raw materials to high value-added chemicals exceptionally faster than the existing industrial microorganism. Therefore, we expect that this will exceedingly improve the efficiency and economic feasibility of microbial fermentation process which has been studied globally,” ungkap Profesor Gyoo Yeol Jung yang memimpin riset eksperimen ilmiah itu (Pohang University of Science & Technology (POSTECH), 11/6/2019).

Kolaborasi riset ilmuwan itu juga berhasil mengembangkan proses biorefineri yang langsung menghasilkan etanol (biofuel), 2,3-butanediol (bahan baku untuk plastik), likopen (zat aktif fisiologis) dan berbagai produk kimia lain dengan memanipulasi artifisial jalur metabolisme dari Vibrio sp. dhg (Science Daily, 11/6/2019). Sehingga tim ilmuwan itu menemukan mikroorganisme baru biomassa ganggang (algae biomass) guna memproduksi bahan-bahan bakar alternatif. Tim ilmuwan itu menciptakan mikroorganisme artifisial baru platform mikrobial untuk biorefineri makro-ganggang coklat guna meningkatkan produksi biokimia. Tumbuhan ganggang (algae) memang mengandung kadar minyak nabati cukup besar sehingga berpotensi sebagai bahan bakar alternatif (biodisel).

Makro-alga coklat berpotensi untuk bahan baku alternatif (an alternative feedstock); namun pemanfaatannya sebagai platform mikroba konvensional selama ini terbatas karena tidak mampu memetabolisme alginat—satu dari gula utama. Kini kolaborasi riset Profesor Gyoo Yeol Jung, Profesor Sang Woo Seo dan timnya itu berhasil mengisolasi Vibrio sp. dhg--bakteri yang tumbuh cepat-- yang efisien mengasimilasi alginat (Hyun Gyu Lim et al, 2019).

Penemuan tim ilmuwan itu dirilis oleh jurnal Nature Communications, 2019 (Hyun Gyu Lim, Dong Hun Kwak, Sungwoo Park, Sunghwa Woo, Jae-Seong Yang, Chae Won Kang, Beomhee Kim, Myung Hyun Noh, Sang Woo Seo, Gyoo Yeol Jung, “ Vibrio sp. dhg as a platform for the biorefinery of brown macroalgae”, Nature Communications, 2019).

Berdasarkan karakterisasi sistematis informasi genom Vibrio sp. dhg, tim ilmuwan itu membuat kotak alat genetik (genetic toolbox) untuk rekayasa. Tim ahli itu juga menunjukkan kemampuan Vibrio sp. dhg untuk memproduksi etanol, 2,3-butanediol, dan lycopene dari campuran gula makroalga coklat. Proses produksi cepat dan hasilnya tinggi (high yields). Vibrio sp. dhg juga dapat digunakan sebagai platform konversi gula makroalga coklat secara efisien, menjadi beragam biokimia yang bernilai-tambah (value-added biochemicals).

Ringkasnya, Profesor Gyoo Yeol Jung dan timnya memanfaatkan ganggang (algae) yang tumbuh tiga kali lebih cepat daripada tanaman pati, dan berhasil memproduksi biofuel dan biokimia. Tim ilmuwan asal Korea Selatan itu juga mengembangkan mikroorganisme buatan baru sebagai platform mikroba untuk biorefineri makroalga coklat guna mempercepat laju produksi biokimia (Pohang University of Science & Technology (POSTECH), 11/6/2019).

Riset eksperimen ilmiah itu didanai oleh National Research Foundation of Korea dan Seoul National University di Korea Selatan. C1 Gas Refinery Program, Global Research Laboratory Program, Bio & Medical Technology Development Program (Korea Bio Grand Challenge) mendukung riset ini melalui The National Research Foundation of Korea dan  Creative-Pioneering Researchers Program melalui Seoul National University di Korea Selatan (POSTECH, 11/6/2019).

Kolaborasi riset dan kajian ilmiah itu melibatkan 10 ahli yaitu (1) Hyun Gyu Lim, PhD, asal Department of Chemical Engineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea;  (2) Dong Hun Kwak asal School of Interdisciplinary Bioscience and Bioengineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea;

(3) Sungwoo Park asal School of Chemical and Biological Engineering, Institute of Chemical Process, Seoul National University, 1 Gwanak-Ro, Gwanak-Gu, Seoul 08826, Korea; (4) Sunghwa Woo asal Department of Chemical Engineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea; (5) Jae-Seong Yang asal Department of Chemical Engineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea;

(6) Chae Won Kang asal Department of Chemical Engineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea;  (7) Beomhee Kim asal School of Chemical and Biological Engineering, Institute of Chemical Process, Seoul National University, 1 Gwanak-Ro, Gwanak-Gu, Seoul 08826, Korea; (8) Myung Hyun Noh asal Department of Chemical Engineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea;

(9) Profesor Sang Woo Seo asal School of Chemical and Biological Engineering, Institute of Chemical Process, Seoul National University, 1 Gwanak-Ro, Gwanak-Gu, Seoul 08826, Korea; dan (10) Profesor Gyoo Yeol Jung asal Department of Chemical Engineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea dan School of Interdisciplinary Bioscience and Bioengineering, Pohang University of Science and Technology, 77 Cheongam-Ro, Nam-Gu, Pohang, Gyeongbuk 37673, Korea.  Kontribusi penulis Hyun Gyu Lim, Dong Hun Kwak, Sungwoo Park, dan Sunghwa Woo dalam studi ilmiah ini sama atau setara (Hyun Gyu Lim et al, 2019).

 

 

 

Oleh: Servas Pandur