• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Risiko Kanker Tahun 2015 di AS: 8,7 Juta Tahun Kehidupan & Kerugian $ 94,48 Miliar

Kanker merenggut sekitar 8,7 juta tahun kehidupan orang Amerika Serikat (AS) usia 16-84 tahun pada tahun 2015, dengan risiko kehilangan penghasilan ekonomis sekitar 94,48 miliar dollar AS. Kanker adalah penyebab kematian manusia ke-2 terbesar di AS. Misalnya, sekitar 606.880 orang AS meninggal tahun 2019 akibat kanker. Begitu hasil riset kolaborasi Farhad Islami, MD, PhD, dan koleganya (2019) asal Surveillance and Health Services Research Program, American Cancer Society, Atlanta, Georgia di Amerika Serikat (AS).

Riset Farhad Islami et al (2019) merupakan studi berbasis kependudukan. Hasilnya, perkiraan risiko kanker di AS tahun 2015 ialah kehilangan kehidupan 8,7 juta tahun dari penduduk usia 16-84 tahun dan kehilangan pendapatan atau penghasilan ekonomi berkisar 94,4 miliar dollar AS. Hasil riset tim peneliti itu dirilis oleh jurnal JAMA Oncology, edisi 3 Juli 2019 (Farhad Islami, Kimberly D. Miller, Rebecca L. Siegel, Zhiyuan Zheng, Jingxuan Zhao, Xuesong Han, Jiemin Ma, Ahmedin Jemal, K. Robin Yabroff, “National and State Estimates of Lost Earnings From Cancer Deaths in the United States”, JAMA Oncology, 2019).

Proyek riset itu didanai oleh American Cancer Society di AS. Ilmuwan yang terlibat dalam proyek riset itu ialah ilmuwan asal Surveillance and Health Services Research Program, American Cancer Society, Atlanta di Georgia, AS, yaitu (1) Farhad Islami, MD, PhD, (2) Kimberly D. Miller, (3) Rebecca L. Siegel, (4) Zhiyuan Zheng, PhD, (5) Jingxuan Zhao, (6) Xuesong Han, (7) Jiemin Ma, (8) Ahmedin Jemal, dan (9) K. Robin Yabroff.

“Years of life lost and lost earnings were high for many cancers for which there are modifiable risk factors and effective screening and treatment, which suggests that a substantial proportion of our current national mortality burden is potentially avoidable,” ungkap Farhad Islami, MD, PhD (American Cancer Society, 3/7/2019).

Kanker menewaskan 8.739.939 orang tahun 2015 di AS; risiko ekonomisnya ialah 94,4 miliar dollar AS dan kira-kira 191.000 dollar AS per kematian akibat kanker. Sekitar 29 juta dollar AS kerugian pendapatan per 100 ribu penduduk akibat kanker. Jenis kankernya antara lain kanker paru-paru dengan perkiraan kerugian 21,3 miliar dollar AS atau sekitar 22,5% dari total kerugian tahun 2015; kanker usus (colorectal cancer) sekitar 10%, kanker payudara perempuan sekitar 6,5% dan kanker pankreas (pancreatic cancer) sekitar 6,5%. Berdasarkan usia, kerugian atau kehilangan pendapatan paling tinggi akibat kanker leukimia usia 16-39 tahun; sedangkan kanker paru-paru adalah tertinggi kerugian ekonomis usia 40 – 84 tahun.

Hasil riset dan kajian tim ahli itu mengajukan usul prioritas program pencegahan kanker di AS. “Applying comprehensive cancer prevention interventions and ensuring equitable access to high-quality care across all states could reduce the burden of cancer and associated geographic and other differences in the country. Health care professionals can contribute to achieving this goal because they play a central role in the delivery of cancer prevention, screening, and treatment,” papar Farhad Islami, PhD (American Cancer Society, 3/7/2019).

 

Oleh: Servas Pandur