• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Ruang Kosong Di Sekitar Kosmik Kita

Astronom Rirchard Brent Tully, PhD, dan koleganya dari University of Hawaii at Manoa di Amerika Serikat (AS) memetakan ukuran dan bentuk ruang kosong (vast void) di lingkungan kosmik kita atau berbatasan dengan galaksi Bima Sakti (Via Lactea/ Milky Way/ Γαλαξiας Galaxias). Astronom R. Brent Tully dkk menyebut ruang kosong itu:  Local Void (R. Brent Tully, et al, 2019).

Local Void adalah ruang kosong yang luas terletak berdekatan dengan Local Group yang diriset oleh R. Brent Tully dan Rick Fisher tahun 1987 (Tully, RB; Shaya, EJ; Karachentsev, ID; Courtois, HM; Kocevski, DD; Rizzi, L.; Peel, A. (2008:184–205)

Kini tahun 2019, tim R. Brent Tully dkk membuat peta tiga dimensi dari semesta kita (Bima Sakti) dan mengamati gerakan galaksi. Hasil riset itu dirilis oleh jurnal The Astrophysical Journal, 2019 (R. Brent Tully, Daniel Pomarède, Romain Graziani, Hélène M. Courtois, Yehuda Hoffman, Edward J. Shaya, “Cosmicflows-3: Cosmography of the Local Void”, The Astrophysical Journal, 2019).

Fokus riset tim Brent Tully (2019) ialah wilayah-wilayah kurang rapat (underdense regions), khususnya Local Void yang sebagian besar terletak pada zona “kabur” (zone of obscuration) sehingga kurang diperhatikan oleh riset-riset ilmiah. Struktur-struktur overdens utama yang mengikat Local Void adalah filamen Perseus-Pisces dan Norma-Pavo-Indus yang dipisahkan oleh 8500 km s−1 (R. Brent Tully, et al, 2019).

Selama ini, LocalVoid diyakini, adalah hasil gravitasi (saling tolak dan saling senyawa) zat-zat di alam semesta, sehingga tercipta mata-rantai zat dan kelompok-kelompok galaksi yang dipisahkan oleh ‘wilayah-wilayah’ yang sebagian besar tanpa galaksi (David Shiga, 2007).

Hasil riset Brent Tully dkk (2019) menemukan bahwa mata-rantai ruang kosong alam semesta (the void network of the universe) saling-berhubungan; lorong-lorong kosong (void passages) terdapat pada Local Void hingga rongga sangat besar Hercules dan Sculptor. Filamen-filamen minor mengalir melalui rongga-rongga.

Misalnya, rongga-rongga penghubung antara kelompok Virgo dan Perseus—dengan beberapa galaksi sepanjang mata-rantai Local Void. Local Void memiliki efek dinamis yang memicu satu gerakan menyimpang (deviant motion) 200–250 km s−1. dari Local Group. Gabungan perturbasi-perturbasi terpicu oleh repulsi Local Void dan tarikan ke arah Virgo Cluster sebesar ~50% dari gerakan Local Group dalam kerangka latar belakang gelombang-mikro kosmik (R. Brent Tully, et al, 2019).

Hasil riset R. Brent Tully et al (2019) juga menemukan bahwa galaksi Bima Sakti kita berada di tepi wilayah kosong yang luas, Local Void. Selama ini, keberadaan Local Void sudah diakui luas oleh para ahli, namun masih kurang dipelajari, diriset dan dikaji, karena letaknya di belakang pusat galaksi kita, sehingga sangat ‘kabur’ dari pandangan kita.

Kini riset R. Brent Tully et al (2019) meneliti gerakan 18.000 galaksi dalam kompendium jarak-jarak galaksi Cosmicflows-3, membuat peta kosmografis batas antara koleksi zat dan tanpa zat yang menentukan batas atau ujung-tepi Local Void. Tim ahli itu menggunakan teknik serupa tahun 2014 untuk mengidentifikasi sepenuhnya superkluster galaksi kita di antara lebih dari seratus ribu galaksi—nama Laniakea (harafiah bermakna “surga besar” di Hawaii) (University of Hawaii at Manoa, 22/7/2019).

Selama 30 tahun terakhir, sejak riset R. Brent Tully dan Rick Fisher (1987), para astronom berupaya mengidentifikasi dasar dan arah gerakan Bima Sakti (Milky Way), tetangga galaksi semesta kita, Andromeda, dan tetangganya yang lebih kecil, menyimpang dari ekspansi keseluruhan Semesta (Universe) lebih dari 600 km/s (1,3 juta mph).

Hasil riset R. Brent Tully dkk (2019) menunjukkan bahwa sekitar separuh dari gerakan ini dihasilkan secara lokal dari gabungan tarikan Virgo Cluster dan ekspansi Local Void karena menjadi semakin lebih kosong (The American Astronomical Society, 2019).

Oleh: Servas Pandur