• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Hanya 1% ‘Supermom’ Anjing Laut Utara Melahirkan Anak

Sebagian besar anak anjing laut pada koloni anjing laut “gajah” utara (Mirounga angustirostris) di California, Amerika Serikat (AS), selama lima dekade terakhir, dilahirkan  oleh sejumlah kecil 'supermom' (betina-super) yang berumur panjang. Begitu hasil riset profesor emeritus Burney Le Boeuf, ahli biologi evolusi, dan koleganya asal University of California, Santa Cruz di Amerika Serikat. Hasil riset profesor emeritus Burney Le Boeuf dan koleganya dirilis oleh jurnal Canadian Journal of Zoology edisi 17 September 2019 (Burney J Le Boeuf, R. Condit, J. Reiter, “Lifetime reproductive success of northern elephant seals, Mirounga angustirostris “, Canadian Journal of Zoology, 2019).

Profesor emeritus Burney Le Boeuf dan koleganya menghitung keberhasilan reproduksi sepanjang hidup anjing laut ‘gajah’ dengan memantau perkembang-biakan selama hidup sekitar 7.735 anjing laut betina di Año Nuevo, California di Amerika Serikat, sejak tahun 1963-2005. (Burney J Le Boeuf, et al, 2019).

Riset itu menemukan, bahwa ada beragam keberhasilan reproduksi selama hidup dari anjing laut betina tersebut yakni (1) sekitar 75% anjing laut betina mati sebelum mencapai usia subur dan tidak melahirkan anak anjing laut; (2) hampir separuh dari anjing laut betina yang masih hidup, hanya melahirkan dan berkembang-biak beberapa tahun sebelum akhirnya mati dan hanya sedikit anjing laut remaja menyapih; dan (3) kurang dari 1 (satu) persen anjing laut betina dari sampel penelitian itu berhasil memproduksi hingga 20 anjing laut selama hidupnya. (Burney J Le Boeuf, et al, 2019). Jadi, ada seleksi sangat ketat di kalangan anjing laut betina yang melahirkan keturunan baru anjing laut atau berkembang-biak.

“It's surprising because there are so many more young females than older females, and you expect them to contribute more to the population. But it doesn't work out that way, because most of them don't live very long,” ungkap Profesor emeritus Burney Le Boeuf, lead author karya ilmiah itu. (University of California - Santa Cruz, 17/9/019).

 Año Nuevo Reserve di California (Amerika Serikat) merupakan bagian dari UC Natural Reserve System; saat ini, situs ini dijadikan situs perkembang-biakan banyak spesies burung dan hewan laut. Proyek riset Le Boeuf dkk didukung oleh hibah dari National Science Foundation di AS, Office of Naval Research di AS, Bureau of Land Management di AS, National Geographic Society di AS dan University of California - Santa Cruz (UCSC) di AS. Kolega Le Boeuf dalam proyek riset yaitu Richard Condit sebagai coauthor asal Field Museum of Natural History in Chicago di AS dan Joanne Reiter sebagai coauthor asal Institute of Marine Sciences pada UCSC. (Science Daily, 17/9/2019).

“It's unusual to be able to follow a wild animal throughout its life and determine how successful it is at breeding. With the elephant seals at Año Nuevo, we've been able to follow them for two generations, more than 50 years, in part because of the proximity of this colony just up the coast from the UCSC campus,” ungkap Profesor emeritus Le Boeuf. (University of California - Santa Cruz, 17/9/2019).

Anjing laut utara (Mirounga angustirostris) adalah satu dari dua spesies anjing laut “gajah”, selain anjing laut gajah selatan. Anjing laut ini termasuk anggota keluarga Phocidae (“anjing laut sejati”). Sebutan anjing laut “gajah” karena tubuhnya besar dan belalai jantan besar untuk membuat suara menderu yang sangat keras, terutama selama musim persaingan-kawin. Sistem kawinnya sangat poligini. 

 

Oleh: Servas Pandur