• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Sistem Laser Deteksi Dini dan Andal Terhadap Api-Kebakaran

Ilmuwan senior Mikael Lassen dari Danish Fundamental Metrology A/S di Denmar dan koleganya berhasil menciptakan satu sistem laser guna mendeteksi api-kebakaran dari jarak lebih dari 500-600 meter bahkan nantinya 1 (satu) kilometer (km). Proyek riset Lassen dkk merupakan bagian dari proyek Eurostars yang mengembangkan sistem identifikasi kenaikan suhu skala kecil; manfaatnya ialah sistem peringatan dini dan andal terhadap api dan kebakaran di lingkungan sangat keras, berisik dan berdebu, misalnya lingkungan pabrik yang berisik, keras, dan berdebu. (Optical Society of America, 25/9/2019).

“Our new system makes it possible to detect fire in dusty areas prone to fires, where current systems show limited performance or can't operate. It could be used in a variety of industries such as waste management facilities, power supply plants, food processing factories and textile factories,” ungkap ilmuwan senior dan anggota tim riset Mikael Lassen dari Danish Fundamental Metrology A/S di Denmark. (Optical Society of America, 25/9/2019).

Proyek riset itu melibatkan sejumlah peneliti dan ahli dari Danish Fundamental Metrology, Elotec A/s di Norwegia; LAP-Sikkerhed ApS, dan The Danish Institute of Fire and Security Technology, di Denmark. Hasil riset dan penemuan itu dirilis oleh jurnal Applied Optics edisi September 2019. (Charles N. Christensen, Yevgen Zainchkovskyy, Salvador Barrera-Figueroa, Antoni Torras-Rosell, Giorgio Marinelli, Kim Sommerlund-Thorsen, Jan Kleven, Kristian Kleven, Erlend Voll, Jan C. Petersen, Mikael Lassen, “Simple and robust speckle detection method for fire and heat detection in harsh environments”,  Applied Optics, 2019).

Selama ini, sistem deteksi kebakaran berbasis laser yang standar, sering berbasis pengukuran variasi amplitudo sinyal optik. Namun, gangguan kebisingan mekanis dan hilangnya debu dan uap dapat mengaburkan sinyal deteksi. Akibatnya, gagal melacak potensi kebakaran atau salah membaca tanda api atau perubahan suhu.

Sedangkan sistem laser ciptaan Mikael Lassen dkk (2019) memungkinkan deteksi titik api dan perubahan suhu di daerah atau lingkungan keras dan berdebu. Sistem ini tidak menggunakan jumlah cahaya atau panjang gelombang guna mendeteksi api; tetapi fluktuasi acak indek bias karena konveksi panas dari apinya. Jadi secara praktis, obstruksi cahaya akibat partikel debu sekitarnya tidak memicu kendala selama sebagian kecil cahaya terdeteksi; sehingga kebakaran tanpa titik api terlihat, masih dapat terlacak atau terdeteksi.

Sistem laser baru deteksi api itu terdiri dari sistem Red Pitaya berbasis Linux, dioda laser 650 nm yang murah, dan detektor foto positif-intrinsik-negatif. Sinar laser merambat melalui area yang dipantau dan memantulkan reflektor yang menghasilkan pola bintik. Setiap 3 detik, jejak waktu dan spektrum frekwensi kebisingan dan delepan deskriptor disimpulkan guna melacak kemungkinan kebakaran. Jadi, sistem deteksi api dan perubahan suhu berbasis laser itu menggunakan komponen optik murah guna melacak perubahan dalam suatu pola speckle.

“Speckle pattern analysis is a completely new solution for detecting fire and heat changes. It is not only fast and relatively low cost, but also works in large, harsh environments. The system detected fires with an accuracy of 91 percent, which is a very good result taking into account the harsh environment. Because it doesn't rely on the absolute intensity of the light beam, it is robust to general attenuation due to dust and smoke,” papar Mikael Lassen (Optical Society, 25/9/2019).

Unji validasi sistem laser deteksi kebakaran itu telah dilakukan pada level uji prototipe proof-of-concept yang dioperasikan jarak jauh di pabrik limbah Energnist I / S di Kolding, Denmark. Lingkungan ini sangat keras, berisik dan berdebu, pabrik biasanya memiliki tiga hingga empat alarm palsu per bulan. (Science Daily, 25/9/2019).

Kini prototipe sistem laser deteksi kebakaran itu siap dikembangkan menjadi produk akhir. Misalnya, optimalisasi elektronik dan algoritma dan desain pengguna antar-muka. Tim peneliti itu juga hendak meningkatkan detektor optik dan lasernya agar lebih kuat, lebih peka, dan penginderaannya meningkat dari jarak 500-600 meter ke lebih dari 1 (satu) kilometer. (Science Daily, 20/9/2019). 

Oleh: Servas Pandur