• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Uji-Coba Robot-Tempur Darat Amerika Serikat

Oktober 2019, CCDC (Combat Capabilities Development Command) pada Army Research Laboratory, lab Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat (AS) merilis video simulasi tempur dan uji-coba hasil investasi riset 10 tahun bidang robot-tempur darat—dilabel : RoMan (Robotic Manipulator) atau robot-tempur mirip manusia. Targetnya, keunggulan tempur dan manuver pasukan AS di darat. (U.S. Army Research Laboratory,  22/10/2019).

“Given a task like 'clear a path', the robot needs to identify potentially relevant objects, figure out how objects can be grasped by determing where and with what hand shape, and decide what type of interaction to use, whether that's lifting, moving, pushing or pulling to achieve its task," ungkap Dr. Chad Kessens, peneliti Robotic Manipulation pada CCDC, ARL di Amerika Serikat (U.S. Army Research Laboratory / Science Daily, 7/10/2019).

Angkatan Darat Amerika Serikat (U.S. Army) sudah 10 tahun mendanai investasi program penelitian dasar bidang IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) robot-tempur yang bakal mempengaruhi teknik prajurit AS melihat, berpikir, bergerak, dan membentuk tim tempur di darat. (U.S. Army Research Laboratory,  22/10/2019).

Proyek riset robot-tempur darat AS itu melibatkan antara lain Profesor Nicholas Roy asal Institut Teknologi Massachusetts (MIT), Amerika Serikat; Larry Matthies asal NASA/Jet Propulsion Laboratory (JPL) dan Dr. Jean Oh asal Carnegie Mellon University di Amerika Serikat. Proyek riset ini melibatkan kolaborasi sejumlah lembaga yakni Army Research Laboratory (ARL) pada U.S. Army Combat Capabilities Development Command, NASA/Jet Propulsion Laboratory, University of Washington, University of Pennsylvania, Carnegie Mellon University dan General Dynamics Land Systems di Amerika Serikat.

Tim peneliti itu menguji-coba robot tempur darat dalam suatu latihan militer, seperti halnya latihan prajurit, di lokasi pengujian robotika, Pennsylvania, Amerika Serikat. Uji-coba robot tempur darat itu merupakan bagian dari proyek penelitian 10 tahun Angkatan Darat AS di bidang robot-tempur darat.

Sebagai bagian dari Robotics Collaborative Technology Alliance (RCTA) pada ARL (Army Research Laboratory), fokus riset itu ialah penelitian dasar dan terapan teknologi robot-tempur darat yang otonom guna mendukung kinerja tim tempur tidak berawak dan berawah di jajaran Angkatan Darat (AD) AS. Jadi, RCTA melaksanakan penelitian dasar robot-tempur guna mendukung kendaraan dan pasukan tempur AS. (Science Daily, 7/10/2019).

Selama latihan RoMan di Pensylvania (AS) baru-baru ini, RoMan berhasil menyelesaikan tugasnya seperti pembersihan puing-puing multi-obyek, menyeret obyek berat misalnya dahan pohon dan membuka wadah untuk mengeluarkan tas.

“Planning and learning and their integration cut across all these problems. The ability of the robot to improve its performance over time and to adapt to new scenarios by building models on-the-fly while incorporating the power of model-based reasoning will be important to achieving the kinds of unstructured tasks we want to be able to do without putting Soldiers in harm's way,” ungkap Dr. Chad Kessens. (U.S. Army Research Laboratory / Science Daily, 7/10/2019). 

 

Oleh: Servas Pandur