• LATEST
    • A PHP Error was encountered

      Severity: Notice

      Message: Undefined variable: latest

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48

      A PHP Error was encountered

      Severity: Warning

      Message: Invalid argument supplied for foreach()

      Filename: views/_header.php

      Line Number: 48


Generasi Baru Cetak-Biru ‘Skala-Waktu’ Dunia

Baru-baru ini, ahli fisika dan peneliti (fellow) JILA (Joint Institute for Laboratory Astrophysics) – organisasi riset multi-disiplin dari National Institute of Standards and Technology (NIST) dan University of Colorado Boulder--di Amerika Serikat dan sejumlah ahli fisika asal Jerman, menciptakan suatu sistem model distribusi sinyal-sinyal waktu yang lebih tepat. Hasil riset dan penemuan kolaborasi ahli dan peneliti JILA itu menandai generasi baru ‘skala-waktu’—sistem yang memadukan data beberapa jam atom guna menghasilkan model distribusi sinyal ketepatan waktu tunggal yang sangat akurat. (National Institute of Standards and Technology / NIST, 21/10/2019).

Skala waktu JILA mengungguli hub terbaik saat ini yang menyebarkan atau mendistribusi waktu resmi di seluruh dunia dan menghasilkan waktu lebih akurat kepada jutaan pelanggan seperti pasar keuangan dan komputer serta jaringan telepon di seluruh dunia. Skala waktu JILA itu berbasis teknologi optik. Skala-skala waktu selama ini, termasuk standar frekuensi optik, sangat bergantung pada osilator-osilator lokal gelombang mikro (microwave local oscillators); karena kurang osilator optik dengan kebutuhan prediktabilitas frekuensi dan stabilitas bagi kehandalan steering skala waktu.

Proyek riset itu didukung oleh NIST, Defense Advanced Research Projects Agency, Air Force Office of Scientific Research, National Science Foundation, PTB, dan Cluster of Excellence (Quantum Frontiers) di Amerika Serikat. Hasil riset dan penemuan skala waktu generasi baru itu dirilis oleh jurnal Physical Review Letters edisi online 21 Oktober 2019 (W.R. Milner, J.M. Robinson, C.J. Kennedy, T. Bothwell, D. Kedar, D.G. Matei, T. Legero, U. Sterr, F. Riehle, H. Leopardi, T.M. Fortier, J.A. Sherman, J. Levine, J. Yao, J. Ye and E. Oelker. Demonstration of a time scale based on a stable optical carrier. Physical Review Letters, 21 October 2019).

W.R. Milner dkk (2019) menggabungkan satu rongga silikon cryogenik (cryogenic silicon cavity) yang meningkatkan stabilitas jangka panjang dan jam kisi 87Sr yang lebih akurat guna menghasilkan skala waktu lebih akurat dan sangat terpercaya. Skala waktu hasil ciptaan tim JILA engakumulasi kesalahan waktu hanya sekitar 48 ± 94 ps selama 34 hari operasi. Hasil analisis tim ahli JILA menunjukkan bahwa skala waktu itu mampu mencapai stabilitas di bawah 1 × 10-17 setelah beberapa bulan rata-rata, sehingga prospek ketepatan waktu pada tingkat 10−18 tergolong realistis. (W.R. Milner, et al., 2019).

Arsitektur skala baru generasi baru itu memadukan satu jam atomis yang sangat maju dan super-terpercaya dengan cepis super-stabil untuk penyimpanan sinyal-sinyal waktu. Bahkan jurnal Physical Review Letters edisi 2019 yang merilis penemuan itu melukiskannya sebagai suatu “blueprint for the upgrade of time scales worldwide”. Perihal ini, Jun Ye, pemimpin proyek riset ini dan NIST/JILA fellow menyatakan : “I think this new time scale demonstration will be very important for the redefinition of time in the future.” (National Institute of Standards and Technology / NIST, 21/10/2019).

Proyek riset dan penemuan skala waktu itu merupakan kolaborasi banyak ahli dari sejumlah lembaga yakni (1) William R. Milner asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat; (2) John M. Robinson asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat; (3) Colin J. Kennedy asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat;

(4) Tobias Bothwell asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat; (5) Dhruv Kedar asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat;

(6) Dan G. Matei asal Physikalisch-Technische Bundesanstalt, Bundesallee 100, 38116 Braunschweig di Jerman; (7) Thomas Legero asal Physikalisch-Technische Bundesanstalt, Bundesallee 100, 38116 Braunschweig di Jerman; (8) Uwe Sterr asal Physikalisch-Technische Bundesanstalt, Bundesallee 100, 38116 Braunschweig di Jerman; (9) Fritz Riehle asal Physikalisch-Technische Bundesanstalt, Bundesallee 100, 38116 Braunschweig di Jerman;

(10) Holly Leopardi asal National Institute of Standards and Technology, 325 Broadway, Boulder, Colorado 80305, Amerika Serikat; (11) Tara M. Fortier asal National Institute of Standards and Technology, 325 Broadway, Boulder, Colorado 80305, Amerika Serikat;

(12) Jeffrey A. Sherman asal National Institute of Standards and Technology, 325 Broadway, Boulder, Colorado 80305, Amerika Serikat; (13) Judah Levine asal National Institute of Standards and Technology, 325 Broadway, Boulder, Colorado 80305, Amerika Serikat; (14)  Jian Yao asal National Institute of Standards and Technology, 325 Broadway, Boulder, Colorado 80305, Amerika Serikat; (15) Jun Ye asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat; dan (16)  Eric Oelker asal JILA, NIST dan University of Colorado, 440 UCB, Boulder, Colorado 80309, Amerika Serikat. 

 

 

 

Oleh: Servas Pandur